Selasa, April 14, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Tarakan

Viral Video Seorang TKA Alami Kecelakan Kerja, Kontraktor Sampaikan Klarifikasi

Polisi Telah Lakukan Olah TKP

by Grande Media
18/03/2024
in Tarakan
0
Viral Video Seorang TKA Alami Kecelakan Kerja, Kontraktor Sampaikan Klarifikasi
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Viral sebuah video beredar di media sosial menujukan seorang pekerja kontruksi di kawasan pembangunan pabrik bubur kertas di kota Tarakan, Kalimantan Utara, pada Sabtu 16 maret 2024 lalu, harus dibopong oleh rekan-rekanya usai diduga tertimpa  besi kontruksi baja bangunan yang terjatuh saat dikerjakannya.

Beredarnya video tersebut langsung dikalirifikasi oleh pihak kontaktor pelaksana  proyek PT Shandong Kaixin.

Dan diketahui Korban mereupkan tenaga kerja asing (TKA) bernama Zhang Yuteng, warga negera China dan  tercatat sebagai pekerja di Shandong Kaixin, perusahaan di bidang konstruksi baja. Shandong Kaixin menjadi sub kontraktor untuk melakukan pembangunan power plant turbin 2 di PT Phoenix Resources International (PRI)

Legal Officer Shandong Kaixin, Marihot GT Sihombing mengatakan, informasi yang beredar pasca insiden tersebut sempat simpang siur. Pihaknya menjelaskan, insiden murni diakibatkan kelalaian pekerja.

Peristiwa sebenarnya adalah korban itu murni terjatuh dari konstruksi yang sedang dibangun , dan itu karena kelalaian dari korban sendiri karena tidak menggunakan peralatan safety yang telah dikenakannya. Jadi bukan tertinpa material, tapi terjatuh. Korban saat ini masih hidup dan dirawat di RS Pertamina,” ungkapnya kepada media Minggu (17 /03/ 2024) malam.

Marihot Sihombing menturkan, pada saat itu korban ini berinisiatif untuk naik sendiri. Sebenarnya sudah diimbau oleh pengawas untuk tidak menyebrang. Korban yang melintas , tidak mengaitkan body harness pada tempatnya. Sebagai pengan diri bila terjatuh korban akan tergantung.

“Kronologis kejadian pada saat kegiatan lifting posisi kaki conection beam sudah terpasanng baut,sedangkan posisi atas beam belum terpasang baut dan diganjal dengan kunci tomi. Dikarenakan waktu yang sudah mendekati jam pulang kerja, operator menginstruksikan untuk menurunkan sling dan korban melepas sling pada auxilary crane 320 ton. Pada saat sling sudah terbuka. tiba tiba beam terhentak dan jatuh bersama dengan korban,” terangnya.

Saat diketahui jatuh Korban langsung di evakuasi ke RS Pertamina dan mendapatkan penanganan medis. Korban mengalami patah tulang pada bagian bahu kiri dan kanan,luka terbuka pada kepala bagian belakang dan luka terbuka pada lengan sebelah kanan.

Polisi Olah TKP

Sementara itu usai menerima laporan terjadinya kecelakaan kerja tersebut,, Satreskrim Polres Tarakan lansung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP, pada Sabtu  malam.

Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona melalui Kasat Reskrim, AKP Randhya Sakthika Putra menjelaskan kronologis kecelakaan kerja yang dialami korban yakni TKA asal China.

Bermula sekira pukul 17.30 WITA saat korban melakukan pemasangan besi baja di ketinggian lebih 15 meter Tiba-tiba, kontrusksi besi yang menjadi pijakan korban terlepas dan terajtuh ke tanah, sehingga korban pun ikut terjatuh hingga  tidak sadarkan diri.

Dari Informasi yang diperoleh Jatuhnya korban menyebabkan luka retak pada bagian kepala, luka terbuka pada bahu kanan dan kiri serta remuk pada kaki sebelah kanan. Yang diduga terkena benturan keras dengan besi kontruksi baja yang ada di tanah.

“Korban sadarkan diri dan langsung dibawa ke rumah sakit, . Sementara hasil olah TKP karena terjatuh saja (bukan tertimpa besi baja),” ungkap Randhya.

korban menduduki posisi erection baja dari PT Shandong yang menjadi subkontraktor dari PT PRI. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sebanyak 2 orang yang merupakan saksi mata saat kecelakaan terjadi.

“Hari ini (pemeriksaan pihak perusahaan). Masih berproses, kalau saksinya baru orang yaitu rekan kerja korban yang ada di TKP. Kita belum bisa simpulkan terkait keselamatan kerjanya, karena masih pemeriksaan dulu,” bebernya.

Dari olah TKP, polisi mengamankan beberapa barang bukti, diantaranya bekas pecahan helm, bekas bercak darah korban pada tanah serta pengait yang digunakan korban. (mld)

 

 

 

Previous Post

Wujudkan Ramadhan Kondusif, Polres Tarakan Rutin Patroli

Next Post

Polda Kaltara Terima Kunjungan Tim Puslitbang Polri

Berita Lainnya

1,7 Ton Komoditas Ilegal Dimusnahkan, Pengawasan Karantina Diperketat di Perbatasan Kaltara
Hukum & Kriminal

1,7 Ton Komoditas Ilegal Dimusnahkan, Pengawasan Karantina Diperketat di Perbatasan Kaltara

14/04/2026
Disnakertrans Kaltara Ungkap Keterbatasan Pengawas, Satgas Wasnaker Diusulkan Jadi Solusi
Kalimantan Utara

Disnakertrans Kaltara Ungkap Keterbatasan Pengawas, Satgas Wasnaker Diusulkan Jadi Solusi

13/04/2026
Dari Keluhan Pekerja ke DPRD, FSP Kahutindo Dorong Satgas Pengawasan Ketenagakerjaan
Kalimantan Utara

Dari Keluhan Pekerja ke DPRD, FSP Kahutindo Dorong Satgas Pengawasan Ketenagakerjaan

13/04/2026
Truk Angkut Plat Baja Alami Insiden di Jembatan Besi, Arus Lalu Lintas Dialihkan
Kalimantan Utara

Truk Angkut Plat Baja Alami Insiden di Jembatan Besi, Arus Lalu Lintas Dialihkan

12/04/2026
Sidak LPG 3 Kg di Tarakan, Pertamina Pastikan Tabung Aman dan Sesuai Standar
Kalimantan Utara

Sidak LPG 3 Kg di Tarakan, Pertamina Pastikan Tabung Aman dan Sesuai Standar

08/04/2026
Kebun Labu Jepang di Tarakan Utara, Ruang Kecil yang Menumbuhkan Harapan Besar
Kalimantan Utara

Kebun Labu Jepang di Tarakan Utara, Ruang Kecil yang Menumbuhkan Harapan Besar

07/04/2026
Next Post
Polda Kaltara Terima Kunjungan Tim Puslitbang Polri

Polda Kaltara Terima Kunjungan Tim Puslitbang Polri

Menerima Kunjungan Kerja Komisioner Kompolnas

Menerima Kunjungan Kerja Komisioner Kompolnas

Giatkan Patroli Dialogis Dit. Samapta Polda Kaltara, Sampaikan Pesan Kamtibmas dengan Humanis Kepada Masyarakat

Giatkan Patroli Dialogis Dit. Samapta Polda Kaltara, Sampaikan Pesan Kamtibmas dengan Humanis Kepada Masyarakat

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.