Jumat, Mei 29, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Daerah

Nyaris Terbakar, Warga Kampung Pukat Nunukan Utara Berhasil Padamkan Api

Damkar Apresiasi Gerak Cepat Penanganan Awal

by Grande Media
29/05/2026
in Daerah, Nunukan
0
Nyaris Terbakar, Warga Kampung Pukat Nunukan Utara Berhasil Padamkan Api

personel PEmadam Kebakaran dari sektor Tanah Merah saat di lokasi Kebakaran di Kp. Pukat Kelurahan Nunukan Utara

Share on FacebookShare on Twitter

NUNUKAN — Insiden kebocoran tabung gas yang nyaris memicu kebakaran besar terjadi di Kampung Pukat, Jalan Hasanuddin RT 11, Kelurahan Nunukan Utara, Jumat (29/05/2026).

Peristiwa tersebut sempat membuat panik warga sekitar karena kobaran api muncul dari salah satu rumah di kawasan padat penduduk yang mayoritas bangunannya berbahan kayu.

Beruntung, pemilik rumah dengan cepat membuang tabung gas keluar rumah sehingga api tidak sempat membesar dan merembet ke bangunan lain, warga sekitar juga sigap membantu melakukan pemadaman menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Ketua RT 11 Nunukan Utara  Vicky (Dian)

Ketua RT 11 Kelurahan Nunukan Utara, Vicky Fauzan, mengatakan peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat tingginya risiko kebakaran di wilayah Kampung Pukat yang merupakan kawasan padat penduduk pesisir.

“Sepanjang tahun 2026 ini sudah empat kali terjadi kebakaran di wilayah kami, ini menunjukkan kawasan ini memang rawan dan membutuhkan kesiapsiagaan yang serius,” kata Vicky.

Ia mengaku masyarakat selama ini berupaya melakukan penanganan awal secara mandiri saat terjadi kebakaran. Namun menurutnya, kondisi tersebut tetap membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah, terutama terkait kesiapan sarana dan personel pemadam kebakaran.

“Rumah di sini berhimpitan dan sebagian besar berbahan kayu, kalau penanganannya terlambat, api bisa cepat menyebar hanya dalam hitungan menit,” ujarnya.

Vicky berharap pemerintah daerah dapat terus memperkuat sistem penanganan kebakaran di wilayah pesisir agar masyarakat merasa lebih aman.

“Kami berharap keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama, kehadiran layanan pemadam yang cepat tentu sangat dibutuhkan warga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Bantuan Penyelamatan dan Evakuasi/Rescue pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kabupaten Nunukan, Aris Pratama Sanmigo, mengatakan pihaknya langsung menurunkan personel dari sektor Tanah Merah setelah menerima laporan kebocoran gas tersebut.

Namun saat petugas tiba di lokasi, api diketahui sudah berhasil dipadamkan oleh masyarakat menggunakan APAR.

“Personel langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan, saat tiba, api sudah berhasil dipadamkan warga menggunakan APAR. Kami sangat mengapresiasi kesigapan masyarakat,” ujar Aris.

Menurutnya, keberadaan APAR di lingkungan rumah warga sangat membantu dalam penanganan awal kebakaran sebelum petugas tiba di lokasi.

“APAR sangat efektif menjadi langkah pertama untuk mencegah api membesar. Kesadaran masyarakat menyediakan APAR di rumah sangat penting,” katanya.

Terkait penonaktifan pos pemadam kebakaran di Kampung Pukat Sei Bolong, Aris menjelaskan bahwa wilayah tersebut kini berada dalam jangkauan pelayanan Pos Pemadam Kebakaran Tanah Merah.

“Penanganan wilayah Kampung Pukat saat ini dialihkan ke sektor Tanah Merah yang dinilai masih dapat menjangkau lokasi ketika terjadi kebakaran,” jelasnya.

Selain itu, pihak Disdamkartan juga mengaktifkan Barisan Relawan Kebakaran (Balakar) di masing-masing wilayah untuk membantu penanganan awal saat terjadi kebakaran.

“Kami terus mendorong peran Balakar sebagai penanganan awal di lapangan sambil menunggu tim pemadam tiba di lokasi,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bersama, baik dari masyarakat maupun pemerintah, dalam mengantisipasi ancaman kebakaran di kawasan padat penduduk Nunukan. (*)

Previous Post

SAE LANUKA Nunukan Dipadati Pengunjung pada H+2 Iduladha 1447 H

Next Post

Achmad Djufrie Apresiasi Mubes Luar Biasa DAD Kaltara, Tekankan Pentingnya Persatuan Masyarakat Adat

Berita Lainnya

BMKG Ingatkan Nelayan Waspadai Perubahan Cuaca di Perairan Nunukan-Sebatik
Kalimantan Utara

BMKG Ingatkan Nelayan Waspadai Perubahan Cuaca di Perairan Nunukan-Sebatik

28/05/2026
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Sebatik Barat Tinjau Kondisi Lahan Jagung di Binalawan
Kalimantan Utara

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Sebatik Barat Tinjau Kondisi Lahan Jagung di Binalawan

28/05/2026
Masjid Ar-Rahman Nunukan Salurkan Kurban Bagi Ratusan Warga Sekitar
Daerah

Masjid Ar-Rahman Nunukan Salurkan Kurban Bagi Ratusan Warga Sekitar

27/05/2026
Masjid Baitul Fattah Andalkan Swadaya Jamaah untuk Kurban Idul Adha
Daerah

Masjid Baitul Fattah Andalkan Swadaya Jamaah untuk Kurban Idul Adha

27/05/2026
Iduladha 1447 H, Polres Nunukan Salurkan Ratusan Paket Daging Kurban
Daerah

Iduladha 1447 H, Polres Nunukan Salurkan Ratusan Paket Daging Kurban

27/05/2026
Iduladha 1447 H, Lapas Nunukan Jadikan Kurban sebagai Momentum Refleksi Diri
Daerah

Iduladha 1447 H, Lapas Nunukan Jadikan Kurban sebagai Momentum Refleksi Diri

27/05/2026
Next Post
Achmad Djufrie Apresiasi Mubes Luar Biasa DAD Kaltara, Tekankan Pentingnya Persatuan Masyarakat Adat

Achmad Djufrie Apresiasi Mubes Luar Biasa DAD Kaltara, Tekankan Pentingnya Persatuan Masyarakat Adat

Buka Musdalub DAD Kaltara, Gubernur Zainal Ajak Masyarakat Adat Jadi Motor Pembangunan Daerah

Buka Musdalub DAD Kaltara, Gubernur Zainal Ajak Masyarakat Adat Jadi Motor Pembangunan Daerah

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.