TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bekerja sama dengan TVRI Stasiun Kaltara menggelar nonton bareng (nobar) pembukaan Piala Dunia 2026 di Kantor Gubernur Kaltara, Jumat (12/6/2026). Kegiatan yang terbuka dan gratis untuk masyarakat itu disambut antusias warga Tanjung Selor.
Ratusan warga memadati lokasi nobar untuk menyaksikan pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Meksiko dan Afrika Selatan. Suasana penuh keakraban terlihat sejak awal kegiatan hingga pertandingan berakhir.
Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., hadir langsung di tengah masyarakat dan ikut menyaksikan jalannya pertandingan. Mengenakan jersey Tim Nasional Brasil, Gubernur tampak berbaur dengan warga yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, Zainal mengaku menjagokan Brasil pada ajang Piala Dunia 2026. Menurutnya, Brasil merupakan salah satu negara dengan tradisi sepak bola terbaik di dunia.
“Brasil memiliki sejarah sepak bola yang sangat kuat dengan lima kali meraih gelar juara dunia. Saya berharap tahun ini Brasil bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya,” kata Zainal.
Ia menjelaskan, kegiatan nobar sengaja difasilitasi sebagai bentuk hiburan bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.
“Sepak bola selalu mampu menyatukan banyak orang. Karena itu kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan agar masyarakat dapat menikmati momen Piala Dunia bersama-sama,” ujarnya.
Gubernur menilai kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana memperkuat silaturahmi sekaligus menghadirkan suasana yang positif di tengah masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang hadir dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah ikut meramaikan kegiatan ini dengan tertib dan penuh kebersamaan,” tuturnya.
Melalui kolaborasi dengan TVRI Kaltara, Pemprov Kaltara berharap kegiatan nobar Piala Dunia 2026 dapat menjadi hiburan yang menyenangkan sekaligus memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan masyarakat di Kalimantan Utara. (*)








Discussion about this post