KRAYAN — Upaya memulihkan akses masyarakat di wilayah perbatasan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Hingga Sabtu (15/8/2026), sekitar 638 meter ruas jalan rusak di jalur Krayan Barat menuju Krayan Selatan telah diperbaiki secara darurat.
Perbaikan dilakukan BPBD Kabupaten Nunukan bersama tim Dinas Pekerjaan Umum menggunakan alat berat. Pekerjaan difokuskan pada sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan akibat longsor dan kondisi medan yang cukup berat.
Kasubbid Penyelamatan BPBD Kabupaten Nunukan Hasanuddin mengatakan, saat ini tim berada di titik ketiga lokasi perbaikan darurat.
“Adapun total perbaikan darurat yang telah dikerjakan sampai hari ini sudah mencapai sekitar 638 meter,” ujar Hasanuddin, Sabtu (15/8/2026).
Menurutnya, pekerjaan masih terus berlangsung. Alat berat dikerahkan untuk memperbaiki badan jalan yang mengalami kerusakan parah agar dapat kembali dilalui kendaraan.
Kondisi cuaca yang mendukung turut membantu proses pekerjaan di lapangan.
“Kita harap ini bisa terus berlangsung dengan baik dan kondisi cuaca juga alhamdulillah sangat mendukung,” katanya.

Waktu Tempuh Mulai Berkurang
Perbaikan yang dilakukan mulai memberikan perubahan terhadap akses masyarakat.
Hasanuddin menyebut, pada Sabtu sudah ada sekitar dua kendaraan yang berhasil melintasi jalur yang telah mendapatkan penanganan.
Jika sebelumnya kendaraan harus menghadapi kondisi jalan yang rusak parah hingga membuat perjalanan terhambat dan pengendara berpotensi bermalam di tengah hutan, kini waktu tempuh mulai lebih singkat.
“Saat ini sudah bisa ditempuh sekitar empat sampai lima jam. Namun harus oleh kendaraan yang kondisinya betul-betul baik dan memiliki spesifikasi khusus untuk bisa melalui,” jelasnya.
Meski akses mulai terbuka, kondisi jalan belum sepenuhnya normal. Kendaraan yang melintas masih harus menyesuaikan dengan kondisi medan.
Karena itu, pekerjaan alat berat masih terus dilakukan untuk memperkuat dan membuka bagian jalan lainnya yang mengalami kerusakan.
Ditargetkan Empat hingga Lima Hari
Tim BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum menargetkan pekerjaan darurat dapat terus dikebut dalam empat hingga lima hari ke depan.
Hasanuddin mengatakan target tersebut sangat bergantung pada kondisi cuaca dan kemampuan alat berat bekerja secara maksimal.
“Kita harapkan dalam empat sampai lima hari ke depan kalau cuaca mendukung dan alat juga bisa bekerja maksimal siang hingga malam hari, pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap seluruh proses berjalan lancar sehingga masyarakat dapat kembali melintasi jalur tersebut untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Perbaikan jalan ini menjadi penting bagi masyarakat Krayan karena akses tersebut menghubungkan kawasan Krayan Barat dan Krayan Selatan. Jalan juga menjadi jalur penting untuk mobilitas warga, distribusi kebutuhan pokok serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Sebanyak 638 meter jalan yang telah diperbaiki bukan sekadar angka. Bagi warga Krayan, setiap meter yang kembali bisa dilalui adalah terbukanya kembali akses menuju pekerjaan, kebutuhan sehari-hari dan kehidupan yang lebih lancar di wilayah perbatasan. (*)








Discussion about this post