Jumat, Oktober 30, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Kalimantan Utara DPRD Kaltara

Syamsuddin Arfah: Jangan Sampai Persoalan Regulasi BPJS Berdampak pada Pelayanan RSUD Jusuf SK

by Grande Media
13/09/2026
in DPRD Kaltara, Kalimantan Utara
0
Syamsuddin Arfah: Jangan Sampai Persoalan Regulasi BPJS Berdampak pada Pelayanan RSUD Jusuf SK

Syamsuddin Arfah Soroti Pelayanan dan Kondisi RSUD Jusuf SK

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara meminta persoalan yang dihadapi RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan segera dievaluasi, terutama dampak perubahan regulasi BPJS Kesehatan terhadap kapasitas dan pelayanan rumah sakit.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Dr. Syamsuddin Arfah, S.Pd.I., M.Si., mengatakan evaluasi diperlukan agar kebijakan terkait layanan kesehatan tidak justru berdampak pada masyarakat yang membutuhkan pelayanan.

Hal tersebut disampaikan Syamsuddin dalam rapat Komisi IV DPRD Kaltara bersama jajaran RSUD dr. H. Jusuf SK, Kamis (3/9/2026).

Menurut Syamsuddin, perubahan regulasi BPJS Kesehatan terkait standarisasi jumlah tempat tidur menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Kebijakan tersebut dinilai memiliki kaitan dengan jumlah pasien rujukan yang dapat diterima rumah sakit.

“Yang harus kita lihat bukan hanya persoalan pendapatan rumah sakit, tetapi bagaimana dampaknya terhadap pelayanan kepada masyarakat,” ujar Syamsuddin.

Ia menyebut penurunan pendapatan RSUD dr. H. Jusuf SK perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Apalagi, rumah sakit memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Syamsuddin juga menyoroti persoalan tarif pelayanan dan kepadatan pasien pada waktu-waktu tertentu. Kondisi tersebut menurutnya perlu dicarikan solusi melalui koordinasi lintas sektor.

“Perlu ada koordinasi antara rumah sakit, BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan dan pihak terkait lainnya. Kita ingin persoalan ini mendapatkan solusi yang tepat,” katanya.

Ia menegaskan, pengelolaan rumah sakit memang harus memperhatikan aspek keuangan dan keberlanjutan layanan. Namun, fungsi sosial RSUD sebagai fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah juga tidak boleh terabaikan.

“Jangan sampai persoalan regulasi dan pembiayaan kemudian mengurangi kualitas pelayanan atau menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, Komisi IV DPRD Kaltara bersama jajaran RSUD dr. H. Jusuf SK membahas sejumlah persoalan rumah sakit, mulai dari pendapatan, regulasi BPJS, tarif pelayanan hingga kepadatan pasien.

Komisi IV berharap hasil evaluasi dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama instansi terkait sehingga kualitas pelayanan RSUD dr. H. Jusuf SK tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas.

Tags: BPJS Kesehatandprd kaltaraPelayanan Kesehatanrsud jusuf sksyamsuddin arfahtarakan
Previous Post

Kucing Merah Kalimantan, Si Misterius dari Hutan Borneo yang Jarang Terlihat

Next Post

Minggu Pagi di Tepian Sungai Kayan, Polantas Hadir Lebih Dekat dengan Warga

Berita Lainnya

Rahmawati Dukung Layanan Ambulans Gratis, Pasien Luar Tarakan Jadi Sasaran
Kalimantan Utara

Rahmawati Dukung Layanan Ambulans Gratis, Pasien Luar Tarakan Jadi Sasaran

29/10/2026
Lestarikan Budaya Dayak, Kapolda Kaltara Buka Turnamen Menyumpit HUT ke-81 Brimob
Kalimantan Utara

Lestarikan Budaya Dayak, Kapolda Kaltara Buka Turnamen Menyumpit HUT ke-81 Brimob

29/10/2026
Polda Kaltara Percepat Penanganan Karhutla, Tiga Tersangka Perorangan dan Kasus Korporasi Diproses
Kalimantan Utara

Polda Kaltara Percepat Penanganan Karhutla, Tiga Tersangka Perorangan dan Kasus Korporasi Diproses

29/10/2026
HKGB ke-74, Polda Kaltara Tanamkan Semangat Toleransi dan Kepedulian Sosial
Kalimantan Utara

HKGB ke-74, Polda Kaltara Tanamkan Semangat Toleransi dan Kepedulian Sosial

29/10/2026
Kapolda Kaltara Gandeng KKSS Jaga Kedamaian dan Perkuat Persaudaraan
Kalimantan Utara

Kapolda Kaltara Gandeng KKSS Jaga Kedamaian dan Perkuat Persaudaraan

29/10/2026
Setetes Darah untuk Sesama, Bidhumas Polda Kaltara Peringati HUT ke-75 Humas Polri
Kalimantan Utara

Setetes Darah untuk Sesama, Bidhumas Polda Kaltara Peringati HUT ke-75 Humas Polri

28/10/2026
Next Post
Minggu Pagi di Tepian Sungai Kayan, Polantas Hadir Lebih Dekat dengan Warga

Minggu Pagi di Tepian Sungai Kayan, Polantas Hadir Lebih Dekat dengan Warga

Brimob Sambangi Warga Sebatik, Cegah Karhutla dari Lingkungan Permukiman

Brimob Sambangi Warga Sebatik, Cegah Karhutla dari Lingkungan Permukiman

Audit Itwasum Polri: Penanganan Karhutla Polda Kaltara Dinilai Efektif, Luas Terbakar Turun 82,56 Persen

Audit Itwasum Polri: Penanganan Karhutla Polda Kaltara Dinilai Efektif, Luas Terbakar Turun 82,56 Persen

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.