Minggu, September 13, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Kalimantan Utara DPRD Kaltara

Syamsuddin Arfah: Jangan Sampai Persoalan Regulasi BPJS Berdampak pada Pelayanan RSUD Jusuf SK

by Grande Media
13/09/2026
in DPRD Kaltara, Kalimantan Utara
0
Syamsuddin Arfah: Jangan Sampai Persoalan Regulasi BPJS Berdampak pada Pelayanan RSUD Jusuf SK

Syamsuddin Arfah Soroti Pelayanan dan Kondisi RSUD Jusuf SK

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara meminta persoalan yang dihadapi RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan segera dievaluasi, terutama dampak perubahan regulasi BPJS Kesehatan terhadap kapasitas dan pelayanan rumah sakit.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Dr. Syamsuddin Arfah, S.Pd.I., M.Si., mengatakan evaluasi diperlukan agar kebijakan terkait layanan kesehatan tidak justru berdampak pada masyarakat yang membutuhkan pelayanan.

Hal tersebut disampaikan Syamsuddin dalam rapat Komisi IV DPRD Kaltara bersama jajaran RSUD dr. H. Jusuf SK, Kamis (3/9/2026).

Menurut Syamsuddin, perubahan regulasi BPJS Kesehatan terkait standarisasi jumlah tempat tidur menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Kebijakan tersebut dinilai memiliki kaitan dengan jumlah pasien rujukan yang dapat diterima rumah sakit.

“Yang harus kita lihat bukan hanya persoalan pendapatan rumah sakit, tetapi bagaimana dampaknya terhadap pelayanan kepada masyarakat,” ujar Syamsuddin.

Ia menyebut penurunan pendapatan RSUD dr. H. Jusuf SK perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Apalagi, rumah sakit memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Syamsuddin juga menyoroti persoalan tarif pelayanan dan kepadatan pasien pada waktu-waktu tertentu. Kondisi tersebut menurutnya perlu dicarikan solusi melalui koordinasi lintas sektor.

“Perlu ada koordinasi antara rumah sakit, BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan dan pihak terkait lainnya. Kita ingin persoalan ini mendapatkan solusi yang tepat,” katanya.

Ia menegaskan, pengelolaan rumah sakit memang harus memperhatikan aspek keuangan dan keberlanjutan layanan. Namun, fungsi sosial RSUD sebagai fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah juga tidak boleh terabaikan.

“Jangan sampai persoalan regulasi dan pembiayaan kemudian mengurangi kualitas pelayanan atau menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, Komisi IV DPRD Kaltara bersama jajaran RSUD dr. H. Jusuf SK membahas sejumlah persoalan rumah sakit, mulai dari pendapatan, regulasi BPJS, tarif pelayanan hingga kepadatan pasien.

Komisi IV berharap hasil evaluasi dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama instansi terkait sehingga kualitas pelayanan RSUD dr. H. Jusuf SK tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas.

Tags: BPJS Kesehatandprd kaltaraPelayanan Kesehatanrsud jusuf sksyamsuddin arfahtarakan
Previous Post

Kucing Merah Kalimantan, Si Misterius dari Hutan Borneo yang Jarang Terlihat

Next Post

Minggu Pagi di Tepian Sungai Kayan, Polantas Hadir Lebih Dekat dengan Warga

Berita Lainnya

Brimob Sambangi Warga Sebatik, Cegah Karhutla dari Lingkungan Permukiman
Kalimantan Utara

Brimob Sambangi Warga Sebatik, Cegah Karhutla dari Lingkungan Permukiman

13/09/2026
Minggu Pagi di Tepian Sungai Kayan, Polantas Hadir Lebih Dekat dengan Warga
Kalimantan Utara

Minggu Pagi di Tepian Sungai Kayan, Polantas Hadir Lebih Dekat dengan Warga

13/09/2026
Kucing Merah Kalimantan, Si Misterius dari Hutan Borneo yang Jarang Terlihat
Kalimantan Utara

Kucing Merah Kalimantan, Si Misterius dari Hutan Borneo yang Jarang Terlihat

13/09/2026
Kucing Merah Kalimantan Kembali Terekam di Hutan TNKM, Kali Kedua di Resor Mentarang Tubu
Kalimantan Utara

Kucing Merah Kalimantan Kembali Terekam di Hutan TNKM, Kali Kedua di Resor Mentarang Tubu

13/09/2026
Heboh! Uang Panai Pernikahan Dua Dokter di Tarakan Capai Rp2,2 Miliar
Kalimantan Utara

Heboh! Uang Panai Pernikahan Dua Dokter di Tarakan Capai Rp2,2 Miliar

12/09/2026
Mahasiswa di Ujung Negara Diajak Tak Apatis, HMI Nunukan Buka Ruang “Ngopi Demokrasi”
Daerah

Mahasiswa di Ujung Negara Diajak Tak Apatis, HMI Nunukan Buka Ruang “Ngopi Demokrasi”

12/09/2026
Next Post
Minggu Pagi di Tepian Sungai Kayan, Polantas Hadir Lebih Dekat dengan Warga

Minggu Pagi di Tepian Sungai Kayan, Polantas Hadir Lebih Dekat dengan Warga

Brimob Sambangi Warga Sebatik, Cegah Karhutla dari Lingkungan Permukiman

Brimob Sambangi Warga Sebatik, Cegah Karhutla dari Lingkungan Permukiman

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.