Kamis, Oktober 29, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Kalimantan Utara

Heboh! Uang Panai Pernikahan Dua Dokter di Tarakan Capai Rp2,2 Miliar

by Grande Media
12/09/2026
in Kalimantan Utara, Tarakan
0
Heboh! Uang Panai Pernikahan Dua Dokter di Tarakan Capai Rp2,2 Miliar

Ibu Calon Mempelai Pria Serahkan Uang Panai Rp600 Juta kepada Keluarga Calon Mempelai Wanita

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Prosesi hantaran pernikahan pasangan dokter di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, menjadi perhatian warga. Keluarga calon mempelai pria menyerahkan uang panai sebesar Rp600 juta dan sebuah rumah dua lantai di Makassar, dengan total nilai pemberian disebut mencapai Rp2,2 miliar.

Prosesi hantaran berlangsung pada Sabtu pagi (12/9/2026), dari kediaman calon mempelai pria di Jalan Lestari, Kelurahan Karang Harapan, Tarakan.

Calon mempelai pria, dr. Vebriadam Syahputra Tauviq, merupakan putra pasangan Arvan Taufiq Arsyad dan Sri R. Sementara calon mempelai wanita, dr. Nurul Magfirah, merupakan putri Burhan atau Bahar dan Sukma atau Gusher.

Puluhan keluarga dan kerabat ikut mengiringi rombongan hantaran menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat menuju kediaman calon mempelai wanita di Kelurahan Karang Balik.

Suasana semakin meriah dengan iringan musik tradisional pui’-pui’, alat musik tiup khas Bugis-Makassar, serta tabuhan gendang.

Sesampainya di rumah calon mempelai wanita, keluarga calon mempelai pria menyerahkan seserahan yang terdiri dari uang panai dan simbolis pemberian sebuah rumah dua lantai di Makassar.

Perwakilan keluarga calon mempelai pria, Muhammad Astara, mengatakan nominal tersebut memang tergolong besar. Terlebih, kedua calon mempelai diketahui sama-sama berprofesi sebagai dokter.

“Kalau saya pribadi, ini luar biasa ya, terkait dengan uang panai. Karena dengan jumlah Rp600 juta ditambah satu rumah, itu sudah luar biasa. Apalagi keduanya sama-sama dokter,” ujar Muhammad Astara.

Menurutnya, rumah dua lantai tersebut merupakan pemberian dari orang tua calon mempelai pria untuk ditempati pasangan tersebut di Makassar.

Rumah itu juga dipersiapkan sebagai tempat tinggal apabila keduanya nantinya melanjutkan pendidikan dokter spesialis di Makassar.

Teman SMA, Kuliah Bersama hingga Menikah

Di balik besarnya nilai uang panai, pasangan ini memiliki kisah hubungan yang cukup panjang.

Keduanya telah saling mengenal sejak bangku SMA. Setelah lulus, mereka melanjutkan pendidikan di Makassar dan menempuh pendidikan kedokteran.

Hubungan tersebut kemudian berlanjut hingga keduanya sepakat untuk menikah.

“Usianya sekitar hampir 30 tahun. Mereka ini teman SMA, kemudian kuliah bersama-sama di Makassar. Setelah selesai kuliah, mereka berjanji untuk menikah,” kata Muhammad.

Uang Panai Berbeda dengan Mahar

Muhammad menjelaskan, uang panai merupakan bagian dari tradisi masyarakat Bugis-Makassar dan berbeda dengan mahar dalam akad pernikahan.

Mahar merupakan bagian dari pernikahan dalam Islam, sedangkan uang panai menjadi tradisi pemberian dari pihak keluarga calon mempelai pria yang disepakati oleh kedua keluarga.

“Selain pada saat akad nikah ada yang namanya mahar, uang panai itu berbeda lagi dan diberikan secara tersendiri,” jelasnya.

Dalam prosesi tersebut, keluarga calon mempelai wanita menerima hantaran dengan penuh suka cita.

Perwakilan keluarga wanita, Sahir, menyampaikan apresiasi atas kedatangan keluarga calon mempelai pria. Ia menyebut pernikahan sebagai ibadah panjang yang akan dijalani kedua calon mempelai.

“Kami mewakili keluarga besar menyambut dengan tangan terbuka, dengan begitu bangga,” ujar Sahir.

Saat menanggapi seserahan yang dibawa keluarga calon mempelai pria, Sahir bahkan melontarkan candaan yang mengundang suasana hangat.

“Bingkisan yang disampaikan, katanya bingkisan ala kadarnya. Namun ini bukan ala kadarnya kayaknya. Ini ada kadarnya. Ada kadarnya ini sangat luar biasa,” katanya.

Resepsi Digelar 19 September

Setelah prosesi hantaran, kedua keluarga bersiap menuju rangkaian resepsi pernikahan.

Kedua Calon Pengantin

Resepsi dr. Vebriadam Syahputra Tauviq dan dr. Nurul Magfirah dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 19 September 2026, pukul 10.00 hingga 12.00 WITA.

Acara akan digelar di Tarakan Art & Convention Centre (TACC), Jalan Sei Mahakam, Kampung Empat, Kota Tarakan.

Bagi kedua keluarga, besarnya uang panai bukan sekadar persoalan nominal. Tradisi tersebut menjadi bagian dari penghormatan antarkeluarga sekaligus pengiring menuju kehidupan baru kedua calon mempelai.

Dari pertemanan sejak SMA, berlanjut menjadi teman seperjuangan di bangku kuliah, kini keduanya bersiap menempuh perjalanan hidup sebagai pasangan suami istri. (*)

Tags: 2 MiliararakanBudayabugis makassarHantaran PernikahanKalimantan UtarakaltaraPernikahanPernikahan Dua DokterPernikahan TarakanRp2Tradisi BugisTradisi MakassarUang PanaiUang Panai Tarakan
Previous Post

Mahasiswa di Ujung Negara Diajak Tak Apatis, HMI Nunukan Buka Ruang “Ngopi Demokrasi”

Next Post

Kucing Merah Kalimantan Kembali Terekam di Hutan TNKM, Kali Kedua di Resor Mentarang Tubu

Berita Lainnya

Setetes Darah untuk Sesama, Bidhumas Polda Kaltara Peringati HUT ke-75 Humas Polri
Kalimantan Utara

Setetes Darah untuk Sesama, Bidhumas Polda Kaltara Peringati HUT ke-75 Humas Polri

28/10/2026
Terima Nama Adat “Tuk Ganang Mulung”, Kapolda Kaltara Diharapkan Tegakkan Keadilan
Kalimantan Utara

Terima Nama Adat “Tuk Ganang Mulung”, Kapolda Kaltara Diharapkan Tegakkan Keadilan

28/10/2026
Wakapolda Kaltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Perkuat Semangat Pengabdian Personel
Kalimantan Utara

Wakapolda Kaltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Perkuat Semangat Pengabdian Personel

28/10/2026
Kapolda Kaltara Ingatkan Siswa SPN Malinau, Jadi Polisi Bukan Sekadar Profesi
polda kaltara

Kapolda Kaltara Ingatkan Siswa SPN Malinau, Jadi Polisi Bukan Sekadar Profesi

28/10/2026
Dekat dengan Masyarakat, Kapolda Kaltara Salurkan Tali Asih ke Pesantren Alkhairaat
Kalimantan Utara

Dekat dengan Masyarakat, Kapolda Kaltara Salurkan Tali Asih ke Pesantren Alkhairaat

27/10/2026
Kapolda Kaltara Ingatkan Personel Polres Malinau, Jangan Abaikan Laporan Masyarakat
Kalimantan Utara

Kapolda Kaltara Ingatkan Personel Polres Malinau, Jangan Abaikan Laporan Masyarakat

27/10/2026
Next Post
Kucing Merah Kalimantan Kembali Terekam di Hutan TNKM, Kali Kedua di Resor Mentarang Tubu

Kucing Merah Kalimantan Kembali Terekam di Hutan TNKM, Kali Kedua di Resor Mentarang Tubu

Kucing Merah Kalimantan, Si Misterius dari Hutan Borneo yang Jarang Terlihat

Kucing Merah Kalimantan, Si Misterius dari Hutan Borneo yang Jarang Terlihat

Syamsuddin Arfah: Jangan Sampai Persoalan Regulasi BPJS Berdampak pada Pelayanan RSUD Jusuf SK

Syamsuddin Arfah: Jangan Sampai Persoalan Regulasi BPJS Berdampak pada Pelayanan RSUD Jusuf SK

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.