MALINAU — Menjaga kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) dengan bentang wilayah yang luas dan karakter medan yang beragam membutuhkan kesiapan personel yang terus diasah.
Untuk itu, Balai Taman Nasional Kayan Mentarang (BTNKM) bersama Kodim 0910/Malinau melaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengamanan Kawasan pada 23–24 September 2026 di Malinau, Kalimantan Utara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BTNKM memperkuat kemampuan, kesiapsiagaan dan profesionalisme Polisi Kehutanan (Polhut) dalam menjalankan tugas pengamanan kawasan konservasi, selain personel Polhut, kegiatan juga diikuti pimpinan dan jajaran Balai TNKM serta kepala resort.
Kepala Balai TNKM Seno Pramudito mengatakan, peningkatan kapasitas diperlukan untuk memastikan setiap personel memiliki kesiapan yang memadai dalam menjalankan tugas di lapangan, termasuk dalam menguasai sarana pendukung pengamanan.
“Senjata api ini memang kita perlukan untuk kegiatan pengamanan. Karena itu, personel harus menguasai penggunaannya, termasuk pemeliharaan dan pemahaman terhadap prosedur yang berlaku. Kegiatan ini kita laksanakan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan petugas dalam mendukung tugas pengamanan kawasan,” ujar Seno, Jumat (25/9/2026).
Menurut Seno, kemampuan teknis harus berjalan seiring dengan kedisiplinan, kehati-hatian dan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP).
Hal tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap pelaksanaan tugas pengamanan dilakukan secara bertanggung jawab.
“Harapannya, petugas Balai Taman Nasional Kayan Mentarang mengetahui dan memahami penggunaan senjata api, baik dari sisi pemeliharaan maupun penggunaannya. Dalam pelaksanaannya harus sesuai dengan SOP yang telah disusun dan tentunya mengutamakan kehati-hatian,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterlibatan Kodim 0910/Malinau dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antarlembaga dalam mendukung peningkatan kapasitas personel.
“Kemampuan petugas perlu terus diasah agar dapat mendukung pelaksanaan tugas pengamanan di kawasan TNKM yang memiliki karakteristik wilayah luas dan medan yang beragam,” katanya.
Komandan Koramil Malinau Selatan sekaligus Plt. Perwira Seksi Intelijen Kodim 0910/Malinau, Kapten Inf. Heri Agus Sijantoro, mengatakan pihaknya mendapat amanah dari Komandan Kodim untuk memberikan pendampingan kepada personel BTNKM.
“Kami dari Kodim 0910/Malinau mendapat perintah dari Komandan Kodim untuk membantu rekan-rekan Balai Taman Nasional Kayan Mentarang dalam pelaksanaan latihan. Pelatihan merupakan bagian penting untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan personel dalam mendukung tugas yang diberikan oleh negara,” kata Heri, Jumat (25/9/2026).
Heri menjelaskan, pendampingan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari pembekalan materi dasar di lingkungan kantor BTNKM hingga praktik di lapangan tembak Kodim 0910/Malinau.
“Kami memberikan pendampingan mulai dari materi di ruangan, termasuk pengenalan dan dasar-dasar latihan, kemudian dilanjutkan dengan praktik di lapangan tembak. Rekan-rekan dari Polisi Kehutanan sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.
Menurut Heri, latihan secara berkelanjutan diperlukan untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan personel sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas secara profesional.
“Kami berharap kolaborasi latihan ini dapat berjalan dengan baik, lancar dan aman. Jangan patah semangat dengan hasil yang diperoleh hari ini. Karena ini merupakan bagian dari proses, yang terpenting adalah terus berlatih sehingga kemampuan dapat semakin meningkat dan tugas pokok serta fungsi dapat dilaksanakan dengan baik dan profesional,” pesannya.
Sementara itu, Polhut Wanita Balai TNKM, Marlinda Octavia, mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui kegiatan tersebut. Baginya, latihan menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesiapan sekaligus membangun kekompakan antarpersonel.
“Saya bersyukur bisa mengikuti kegiatan latihan ini. Ini merupakan pengalaman pertama yang saya ikuti. Semoga kegiatan seperti ini ke depannya dapat terus berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi kami sebagai petugas,” ungkap Marlinda.
Ia berharap kegiatan bersama seperti ini dapat terus dilaksanakan dan semakin memperkuat kekompakan Polhut BTNKM.
“Harapan saya, ke depannya Polhut Balai Taman Nasional Kayan Mentarang bisa semakin kompak dan semakin siap dalam melaksanakan tugas,” tambahnya.

Sebagai bagian dari evaluasi kegiatan, peserta juga mendapatkan apresiasi berdasarkan hasil penilaian selama Latihan, Rolly Janter dari Balai TNKM meraih juara pertama, disusul Jatanai dari SPTN Wilayah II sebagai juara kedua dan Septian Adi Nugroho dari Balai TNKM sebagai juara ketiga.
Pemberian apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas capaian peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan melalui latihan secara berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BTNKM dalam memperkuat sumber daya manusia sebagai salah satu unsur penting dalam pengelolaan kawasan konservasi.
Dengan dukungan dan sinergi bersama berbagai pihak, peningkatan kapasitas personel diharapkan dapat menunjang pelaksanaan tugas pengamanan secara profesional, disiplin dan sesuai ketentuan.
Melalui penguatan kapasitas dan kolaborasi antarlembaga, BTNKM terus mendorong kesiapan Polhut dalam menjaga kawasan TNKM, sekaligus mendukung perlindungan ekosistem hutan dan keanekaragaman hayati yang terdapat di dalam kawasan konservasi. (*)








Discussion about this post