Kamis, Februari 26, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Viralnya Rekaman Suara 27 Detik, Ini Klarifikasi Bupati Nunukan

by Grande Media
13/05/2024
in Hukum & Kriminal, Nunukan, PEMKAB NUNUKAN
0
Viralnya Rekaman Suara 27 Detik, Ini Klarifikasi Bupati Nunukan
Share on FacebookShare on Twitter

NUNUKAN – Sempat viral di media sosial Facebook  rekaman suara yang diduga suara Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, beberapa waktu lalu.

 Dalam rekaman yang berdurasi 27 detik tersebut, mengatakan, “di Nunukan Barat itu Pak Lurah, panggil lah RT- RT di kita, mulai sudah mendata, bulan depan kasih saya datanya, semua mau ku verifikasi dulu. Sudah sistem datang nih, jadi mau dimasukan ke sistem nama, KTP sama nomor handphone mereka, karena kita mau pakai SMS BOM nanti dari Polres, kita sudah kerjasama dengan Kepolisian.”

Khawatir menjadi polemik berkepanjangan, Bupati Nunukan pun mengklarifikasinya dengan menggelar konferensi Pers di Mako Polres Nunukan, Senin (13/05/2024).

pingi Kapolres Nunukan, AKBP Taufik Nurmandia, membenarkan rekaman suara yang viral tersebut   merupakan rekaman suaranya, yang dikirim melalui voice note whatsapp kepada salah satu Lurah di Nunukan.

“Terkait rekaman suara tersebut memang itu benar suara saya, yang saya kirimkan melalui pesan suara whatsapp kepada Lurah Nunukan Barat,”

Dan terkait isi dengan nada pakai SMS BOM, Lauran menuturkan  tujuannya mencatut nama polres adalah untuk menekan agar Lurah tersebut dapat bekerja cepat, data itu untuk penyaluran bantuan sosial ke masyarakat di Kabupaten Nunukan yang tidak masuk di data DTKS pada bulan Ramadhan lalu. Karena Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nunukan melalui Dinas Sosial, telah mengalokasikan dana kurang lebih 1 Milyar.

”karena waktu yang terbatas dan warga di kelurahan Nunukan Barat yang cukup banyak ada 28 RT, sehingga saya lakukan penekanan, dengan menyebut kita bekerjasama dengan Polres, per pengalaman kami selama ini jika kami meminta data lurah yang paling lama adalah lurah Nunukan Barat ini, jadi saya berpikir dengan saya menyebut dan membawa kepolisian, maka geraknya jadi lebih cepat, jadi tujuannya supaya Lurah segera mendata dan mengirim data warga penerima bantuan di wilayahnya, dan ternyata hasilnya cepat direspon” terang Laura.

Laura juga menyesalkan voice itu beredar karena tentu menjadi multi tafsir ditengah-tengah Masyarakat, sehingga bersama kesempatan ini “saya memohon Maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan terutama dalam hal ini pihak Kepolisian karena saya yakin dampak dari beredarnya voice tersebut membuat situasi sedikit kacau artinya adanya dugaan-dugaan dimana saya sebagai Bupati Nunukan dan Kapolres bekerja tidak profesional, saya pastikan bahwa semua itu tidak ada artinya kami selama ini bekerja dengan prosedur sesuai peraturan yang ada,” tegas Laura.(DV*)

Tags: BUPATI NUNUKAN
Previous Post

“Tak Pernah Ada Kata Terlambat, Warga Binaan Lapas Nunukan Semangat Ikuti Kajian Rutin Fiqih dan Hukum Islam”

Next Post

Kapolres Nunukan: Tidak Ada Unsur Pidana di Pesan Suara Bupati yang Viral

Berita Lainnya

Digerebek Jelang Magrib, Petani di Sebatik Barat Simpan Sabu Rp11 Juta di Bawah Lemari
Hukum & Kriminal

Digerebek Jelang Magrib, Petani di Sebatik Barat Simpan Sabu Rp11 Juta di Bawah Lemari

24/02/2026
Inafis Polres Nunukan Perkuat Investigasi KNKT di Lokasi Jatuhnya Pesawat Pelita Air
Kalimantan Utara

Inafis Polres Nunukan Perkuat Investigasi KNKT di Lokasi Jatuhnya Pesawat Pelita Air

22/02/2026
KNKT Amankan Perangkat Garmin dalam Investigasi Kecelakaan Pesawat di Krayan
Kalimantan Utara

KNKT Amankan Perangkat Garmin dalam Investigasi Kecelakaan Pesawat di Krayan

22/02/2026
Tim Inafis Polres Nunukan, Investigasi Jatuhnya Pesawat Pelita Air di Gunung Pa’ Belaba
Daerah

Tim Inafis Polres Nunukan, Investigasi Jatuhnya Pesawat Pelita Air di Gunung Pa’ Belaba

22/02/2026
Kapolsek Sembakung Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Panen Jagung
Daerah

Kapolsek Sembakung Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Panen Jagung

22/02/2026
Nekat Curi Mesin Longboat untuk Melaut, Pria di Tarakan Diamankan Polisi
Hukum & Kriminal

Nekat Curi Mesin Longboat untuk Melaut, Pria di Tarakan Diamankan Polisi

21/02/2026
Next Post
Viralnya Rekaman Suara 27 Detik, Ini Klarifikasi Bupati Nunukan

Kapolres Nunukan: Tidak Ada Unsur Pidana di Pesan Suara Bupati yang Viral

Tumbangkan Bandung BJB Tandamata, Jakarta Electric PLN Jaga Asa Tembus Final Four

Tumbangkan Bandung BJB Tandamata, Jakarta Electric PLN Jaga Asa Tembus Final Four

Ingatkan Perangkat Daerah Prioritaskan Penataan Non-ASN

Ingatkan Perangkat Daerah Prioritaskan Penataan Non-ASN

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.