Kamis, Juni 25, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Bulungan

Di Balik Shaf Terakhir, Ada Pesan Kesederhanaan Seorang Gubernur

by Grande Media
25/03/2026
in Bulungan, Kalimantan Utara
0
Di Balik Shaf Terakhir, Ada Pesan Kesederhanaan Seorang Gubernur

Usai berbuka, para tamu bergegas menunaikan shalat berjamaah. Namun tanpa banyak disadari, Gubernur justru terlihat berdiri sendiri di shaf paling belakang. Momen itu terekam kamera salah satu wartawan dan kemudian menjadi perbincangan ringan di antara peserta.

Share on FacebookShare on Twitter

TANJUNG SELOR – Tidak semua momen penting hadir dalam bentuk seremoni besar. Sebagian justru muncul dari kejadian sederhana yang luput dari perhatian—namun meninggalkan kesan mendalam. Itulah yang terjadi dalam acara buka puasa bersama Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., bersama insan pers di Cendana Resto, Rabu (18/3/2026).

Bukber yang berlangsung hangat ini menjadi ruang silaturahmi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dan para jurnalis. Percakapan mengalir santai, sesekali diselingi tawa, menciptakan suasana akrab tanpa sekat.

Namun, di tengah kebersamaan itu, terselip satu momen yang tak direncanakan—dan justru paling membekas.

Saat waktu shalat tiba, para tamu bergegas mengambil posisi. Barisan demi barisan pun terisi. Tanpa banyak yang menyadari, Gubernur berada di shaf paling belakang, bahkan sempat terlihat sendiri.

Momen itu tertangkap kamera seorang wartawan. Bukan sesuatu yang disengaja, tapi cukup untuk memancing rasa penasaran.

Dalam obrolan santai setelahnya, pertanyaan ringan pun muncul. Mengapa seorang Gubernur justru berada di posisi paling belakang?

Dengan nada tenang dan tanpa kesan dibuat-buat, ia menjawab sederhana—karena datang terakhir.

“Shalat sudah dimulai, saya belum selesai makan, lalu ambil wudhu. Jadi memang terlambat,” ujarnya.

Namun, jawaban itu tidak berhenti pada alasan teknis. Ia justru mengajak semua yang hadir untuk melihat makna yang lebih dalam.

Menurutnya, dalam ibadah, tidak ada ruang untuk membedakan manusia berdasarkan jabatan. Semua setara, semua sama.

“Tidak ada urusan pangkat, jabatan, atau siapa kita. Di hadapan Tuhan, semuanya sama,” tegasnya.

Ia bahkan mencontohkan, siapa pun yang datang paling akhir dalam shalat berjamaah, maka tempatnya tetap di belakang. Itu adalah bagian dari aturan yang harus diterima dengan lapang.

“Kalau datang terakhir, ya di belakang. Tidak ada pengecualian,” katanya.

Pernyataan itu terasa sederhana, namun kuat. Terlebih ketika ia menambahkan bahwa dalam shalat, seorang imam—siapa pun dia—harus diikuti sepenuhnya.

“Kalau imamnya staf, saya tetap ikut. Dalam shalat, dia pemimpin,” ucapnya.

Pesan itu menggambarkan bahwa kepemimpinan tidak selalu tentang posisi tertinggi, melainkan tentang kesediaan untuk tunduk pada aturan dan nilai yang lebih besar.

Bagi Gubernur, esensi ibadah bukanlah tentang siapa di depan atau siapa di belakang. Yang lebih penting adalah niat, ketulusan, dan kekhusyukan.

“Kita bukan berlomba mencari posisi, tapi mencari ridha Allah,” ungkapnya.

Malam itu, tidak ada protokol yang menonjol, tidak ada jarak yang terasa. Yang ada hanya kebersamaan, kesederhanaan, dan sebuah pelajaran tentang kerendahan hati.

Sebab terkadang, dari posisi paling belakang, seseorang justru menunjukkan keteladanan yang paling depan.(*)

Tags: gubernur kaltarakaltara grandesholatzainal arifin paliwang
Previous Post

Karhutla Melanda Dua Wilayah di Tarakan, 6 Hektare Lahan Terbakar

Next Post

Silaturahmi Pascalebaran, Wali Kota Tarakan Tekankan Disiplin dan Pengawasan Wilayah di Tarakan Utara

Berita Lainnya

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kaltara Hadirkan Harapan Baru Lewat Program Bedah Rumah
Kalimantan Utara

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kaltara Hadirkan Harapan Baru Lewat Program Bedah Rumah

25/06/2026
Polda Kaltara dan UBT Bangun Sinergi Akademik untuk Perkuat Deteksi Dini Gangguan Keamanan
Kalimantan Utara

Polda Kaltara dan UBT Bangun Sinergi Akademik untuk Perkuat Deteksi Dini Gangguan Keamanan

24/06/2026
Bank Raya dan TDA Hadirkan GEN TDA Raya, Dorong UMKM Naik Kelas di Era Digital
Kalimantan Utara

Bank Raya dan TDA Hadirkan GEN TDA Raya, Dorong UMKM Naik Kelas di Era Digital

24/06/2026
Polri untuk Masyarakat, Kapolda Kaltara Tinjau Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80
Kalimantan Utara

Polri untuk Masyarakat, Kapolda Kaltara Tinjau Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80

24/06/2026
SINERGI Kaltara Siap Perkuat UMKM, Gubernur Zainal Pastikan Investasi Berdampak untuk Rakyat
Kalimantan Utara

SINERGI Kaltara Siap Perkuat UMKM, Gubernur Zainal Pastikan Investasi Berdampak untuk Rakyat

23/06/2026
BLK Kemenaker Kaltara Segera Dibangun, Jadi Pusat Persiapan Tenaga Kerja Lokal
Kalimantan Utara

BLK Kemenaker Kaltara Segera Dibangun, Jadi Pusat Persiapan Tenaga Kerja Lokal

22/06/2026
Next Post
Silaturahmi Pascalebaran, Wali Kota Tarakan Tekankan Disiplin dan Pengawasan Wilayah di Tarakan Utara

Silaturahmi Pascalebaran, Wali Kota Tarakan Tekankan Disiplin dan Pengawasan Wilayah di Tarakan Utara

Dari Bulungan Kurir 10 Kg Sabu Dibekuk di Berau, Polisi Ungkap Jaringan Antarprovinsi

Dari Bulungan Kurir 10 Kg Sabu Dibekuk di Berau, Polisi Ungkap Jaringan Antarprovinsi

Polsek Nunukan Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Pelajar 13 Tahun

Polsek Nunukan Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Pelajar 13 Tahun

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.