CILACAP – Seorang warga bernama Slamet Arifiant (masinis) dilaporkan meninggal dunia usai disengat puluhan tawon vespa di Pecangakan RT 02/RW 04, Desa Mujur Lor, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (26/02/2026).
Peristiwa nahas tersebut bermula saat korban berniat membersihkan bak air (water torn) yang berada di bagian atas rumahnya. Tanpa diduga, di sekitar toren tersebut terdapat sarang tawon vespa.
Saat aktivitas pembersihan berlangsung, kawanan tawon tiba-tiba keluar dari sarang dan langsung menyerang korban. Dalam kondisi panik, korban sempat terlihat berusaha melindungi wajahnya dengan baju kaos yang dikenakannya agar tidak semakin banyak sengatan yang mengenai tubuhnya.
Dari video yang beredar di media sosial, terdengar korban berteriak meminta tolong. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera berupaya memberikan pertolongan. Mereka mencoba mengusir kawanan tawon dengan menyemprotkan cairan spray serta membuat asap agar serangga tersebut menjauh.
Setelah situasi berhasil dikendalikan, korban dievakuasi dari atas bangunan dan langsung dilarikan ke RS PKU Kroya untuk mendapatkan penanganan medis. Namun karena kondisinya memburuk akibat banyaknya sengatan, korban kemudian dirujuk ke RSUD Banyumas di wilayah Banyumas.
Meski telah mendapat perawatan intensif dari tim medis, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada saat membersihkan area atap atau tempat tinggi di rumah yang berpotensi menjadi lokasi sarang tawon. Jika menemukan sarang serangga berbahaya, warga disarankan segera melapor kepada petugas terkait agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan profesional. (*)








Discussion about this post