TANJUNG SELOR – Semangat kebersamaan dalam keberagaman mewarnai peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026 di lingkungan Polda Kalimantan Utara (Kaltara). Melalui doa bersama lintas agama, keluarga besar Polda Kaltara mengajak seluruh anggota Bhayangkari untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (29/10/2026) tersebut digelar di Gereja Oikumene Hosana dan Masjid Nur Aryyaguna Polda Kaltara. Kapolda Kaltara Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik, S.I.K., M.Si., hadir didampingi Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Yusuf, S.I.K., M.Hum., bersama pengurus Bhayangkari Daerah Kaltara dan sejumlah pejabat utama Polda Kaltara.
Pelaksanaan doa di dua tempat ibadah tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus cerminan penghormatan terhadap keberagaman keyakinan. Masing-masing kegiatan mengusung tema yang menekankan pentingnya Bhayangkari untuk terus berdaya, berkarya, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Di Gereja Oikumene Hosana, tema yang diangkat yakni “Bhayangkari Berdaya, Berkarya dan Berdampak Bagi Sesama dalam Kasih dan Hikmat Tuhan”. Sementara di Masjid Nur Aryyaguna, tema yang diusung adalah “Bhayangkari Berdaya, Berkarya dan Berdampak untuk Menguatkan Iman Memberi Manfaat Bagi Sesama”.
Kapolda Kaltara Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik dalam sambutannya menyampaikan, peringatan HKGB harus menjadi dorongan bagi Bhayangkari untuk terus meningkatkan kualitas diri dan menghasilkan karya yang bermanfaat.
“Melalui doa bersama ini, mari kita bersama-sama meneguhkan komitmen untuk terus belajar, berkarya, dan mengabdi dengan tulus. Mari kita tanamkan satu semangat, yakni berdaya untuk tumbuh, berkarya untuk memberi, dan berdampak untuk mengabdi,” tegasnya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa keberadaan Bhayangkari diharapkan tidak hanya menjadi pendamping anggota Polri, tetapi juga mampu berperan aktif dalam kegiatan sosial, pemberdayaan keluarga, dan berbagai upaya kemasyarakatan.
Doa bersama lintas agama ini sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Polda Kaltara. Perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan, melainkan menjadi landasan untuk saling menghormati dan memperkuat persatuan.
Melalui peringatan HKGB ke-74, Polda Kaltara bersama Bhayangkari berharap semangat pengabdian dapat terus tumbuh, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas. Dengan memperkuat keimanan, toleransi, dan kepedulian sosial, Bhayangkari diharapkan semakin mampu menghadirkan kontribusi nyata serta mendukung terwujudnya pelayanan Polri yang humanis bagi masyarakat.








Discussion about this post