TANJUNG SELOR – Kegiatan jalan sehat menjadi momentum Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang untuk mengajak masyarakat menjaga kebersamaan dan kerukunan di tengah keberagaman.
Zainal mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, antusiasme warga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan sekaligus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi.
“Semangat seperti ini harus terus kita jaga. Jalan sehat ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus mengenang jasa para pahlawan,” kata Zainal.
Ia menilai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas memiliki nilai lebih dari sekadar aktivitas olahraga. Interaksi antarmasyarakat dalam suasana santai dinilai dapat memperkuat hubungan sosial dan rasa persaudaraan.
Pada kesempatan itu, Zainal juga menyinggung capaian Kaltara dalam Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) 2025. Kaltara berhasil menempati peringkat pertama nasional setelah sebelumnya berada di posisi kelima pada 2024.
“Pada 2024 Kaltara berada di peringkat kelima. Alhamdulillah, pada 2025 kita berhasil menjadi peringkat pertama indeks kerukunan umat beragama se-Indonesia,” ujarnya.
Menurut Zainal, capaian tersebut merupakan cerminan dari kemampuan masyarakat Kaltara dalam menjaga toleransi dan hidup berdampingan di tengah perbedaan.
Kerukunan tersebut, lanjutnya, harus terus dipelihara. Sebab, keberagaman tanpa kebersamaan dapat menjadi celah bagi munculnya konflik dan perpecahan.
Karena itu, Zainal meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama isu yang berpotensi memprovokasi dan mengadu domba masyarakat.
“Mari kita jaga kebersamaan, soliditas, dan kekompakan. Jangan sampai kita diadu domba oleh pihak yang ingin mengganggu Kaltara,” tegasnya.
Zainal berharap semangat yang ditunjukkan masyarakat melalui kegiatan jalan sehat dapat menjadi bagian dari upaya bersama mempertahankan Kaltara sebagai daerah yang aman, damai, dan menjunjung tinggi toleransi.








Discussion about this post