NUNUKAN – Pelaksanaan ibadah kurban di Masjid Ar-Rahman Nunukan tahun ini berlangsung tertib dan penuh kebersamaan, daging kurban disalurkan kepada ratusan warga di sekitar masjid dengan sistem kupon agar pembagian lebih teratur dan tepat sasaran.
Ketua Panitia Kurban Masjid Ar-Rahman Nunukan, H. Sulaiman, mengatakan bahwa tahun ini pihaknya menyembelih 6 ekor sapi dan 1 ekor kambing.
“Alhamdulillah tahun ini kami menyalurkan 6 ekor sapi dan 1 ekor kambing, satu sapi dari perkumpulan, sisanya dari keluarga besar H. Batto, termasuk anak-anak dan keluarga H. Batto, untuk kambing satu ekor berasal dari keluarga almarhum Suwarno,” ujar H. Sulaiman, Rabu (27/05/2026).
Ia menjelaskan, sapi yang dikurbankan terdiri dari sapi bali dan sapi donggalan, Sapi donggalan terbesar memiliki bobot sekitar 400 kilogram dengan nilai sekitar Rp30 juta, sementara lainnya berkisar Rp20 juta.
Untuk memastikan pembagian berjalan tertib, panitia telah menyiapkan sekitar 250 kupon, ketiap kupon ditukar dengan sekitar 1 hingga 1,5 kilogram daging, termasuk bagian tulang.
“Kupon sudah kami sebarkan sebelumnya, dan masyarakat datang sesuai jadwal yang kami tentukan,” jelasnya.
Penerima manfaat kurban ini merupakan masyarakat sekitar yang tersebar di empat jalur wilayah, masing-masing sekitar 50 kepala keluarga, yang berada di wilayah RT 13 dan RT 14 Nunukan Tengah serta RT 8 Nunukan Timur.
Sulaiman menegaskan bahwa seluruh daging kurban diserahkan penuh kepada panitia untuk dibagikan kepada masyarakat, tanpa ada bagian untuk keluarga pekurban.
“Semua diserahkan kepada panitia untuk dibagikan kepada masyarakat,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa penerima manfaat tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya seiring meningkatnya jumlah hewan kurban. Tahun lalu hanya 4 ekor sapi, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 6 ekor sapi dan 1 ekor kambing.
Proses penyembelihan hingga pembagian daging juga diawasi langsung oleh dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan, pemeriksaan dilakukan sebelum dan saat pemotongan, termasuk pengambilan sampel untuk memastikan daging aman dikonsumsi.
“Dari awal penyembelihan sudah disaksikan dokter hewan, dan setelah dinyatakan aman, baru kami bagikan kepada masyarakat,” jelas H. Sulaiman.
Pembagian daging dilakukan pada pukul 13.00 hingga 15.00 WITA sesuai jadwal kupon yang telah dibagikan.
Sulaiman berharap pelaksanaan kurban ini membawa keberkahan bagi masyarakat penerima.
“Semoga ini menjadi berkah bagi keluarga yang menerima, terutama yang jarang bisa membeli daging sapi. Kami berharap mereka bisa merasakan kebahagiaan Iduladha,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pekurban yang telah mempercayakan hewan kurbannya kepada panitia.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkurban, semoga menjadi amal dan membawa keberkahan bagi semuanya,” tambahnya.
Adapun sasaran penerima kurban meliputi janda, mualaf, dan masyarakat kurang mampu di sekitar wilayah masjid. (*)








Discussion about this post