Senin, September 7, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Daerah

Menteri Kehutanan Cicipi Elai di Stan TNKM, Kopiah Motif Lundayeh Jadi Simbol Kehangatan dari Perbatasan

by Grande Media
23/08/2026
in Daerah, Ekonomi, Event, Kalimantan Utara, Malinau, Nasional, Nunukan
0
Menteri Kehutanan Cicipi Elai di Stan TNKM, Kopiah Motif Lundayeh Jadi Simbol Kehangatan dari Perbatasan

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mencicipi buah Elai dan mengenakan kopiah bermotif manik khas Dayak Lundayeh

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Suasana stan Balai Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) di arena pameran Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 mendadak lebih hangat ketika Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Wawan Rohmat Marzuki menyambangi stan tersebut di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta.

Kunjungan tersebut tidak berlangsung sekadar melihat-lihat materi pameran, yang berlangsung selama empat hari, 20–23 Agustus 2026, pameran tersebut menjadi kesempatan bagi Balai TNKM untuk memperkenalkan berbagai kekayaan alam dan budaya yang ada di kawasan Kayan Mentarang kepada masyarakat luas.

Kunjungan Mentri Kehutanan di stand TNMK

Menteri Kehutanan berinteraksi dengan petugas Balai TNKM, mencicipi buah Elai khas Kalimantan, hingga mengenakan kopiah bermotif manik khas Dayak Lundayeh yang diberikan sebagai cendera mata.

Kehadiran Menteri Kehutanan disambut Kepala Balai Taman Nasional Kayan Mentarang, Seno Pramudito, S.Hut., M.E., Kepala SPTN Wilayah I Long Bawan Balai TNKM Hery Gunawan, S.Hut., dan Kepala SPTN Wilayah III Long Ampung,  Misoniman serta personel Balai TNKM lainnya.

Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi ketika Seno Pramudito menyerahkan kopiah bermotif khas Dayak Lundayeh kepada Menteri Kehutanan dan Wawan Rohmat Marzuki, kopiah dengan dominasi warna hitam, merah, kuning, putih, dan motif geometris tersebut menjadi simbol kekayaan budaya masyarakat yang hidup di sekitar kawasan TNKM.

Menteri Kehutanan kemudian mengenakan kopiah tersebut, momen itu berlangsung sederhana dan akrab di tengah stan yang menampilkan berbagai informasi mengenai Taman Nasional Kayan Mentarang, mulai dari keanekaragaman hayati hingga kehidupan dan budaya masyarakat di kawasan perbatasan.

Tak berhenti pada pengenalan budaya, Menteri Kehutanan juga mencicipi buah Elai (Durio kutejensis) yang disiapkan petugas TNKM.

Begitu mencicipi gigitan pertama, ia langsung memberikan komentarnya mengenai rasa buah khas Kalimantan tersebut.

“Ini enak, nggak ada baunya, tapi enak loh.”

Ia kemudian kembali mencicipi Elai dan kembali mengungkapkan rasa sukanya.

“Ini beneran enak,” ujarnya.

Momen tersebut berlangsung santai dan mengundang kegembiraan para petugas Balai TNKM yang berada di stan. Bahkan, Menteri Kehutanan sempat menyampaikan keinginannya untuk kembali mencicipi buah tersebut pada kesempatan lain.

“Kalau ada waktu kapan-kapan saya kembali lagi ya, mencicipi Elai-nya. Tahun depan ya,” katanya.

Ucapan tersebut disambut gembira oleh personel TNKM yang mendampingi kunjungan.

istri Menteri Kehutanan turut mencicipi buah elai Kalimantan

Ketertarikan terhadap Elai ternyata tidak hanya datang dari Menteri Kehutanan. Dalam kesempatan yang sama, istri Menteri Kehutanan turut mencicipi buah khas Kalimantan tersebut.

Momen tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana buah lokal dapat menjadi media sederhana untuk memperkenalkan kekayaan hayati Kayan Mentarang kepada masyarakat di luar Kalimantan.

Kehadiran Elai dan kopiah bermotif Lundayeh dalam kunjungan tersebut menjadi dua bagian yang saling melengkapi.

Elai memperkenalkan kekayaan hayati, sementara kopiah membawa pesan tentang kekayaan budaya masyarakat yang hidup berdampingan dengan kawasan konservasi.

Menurut Kepala Balai TNKM Seno Pramudito, kunjungan Menteri Kehutanan memberikan semangat bagi para rimbawan yang bertugas di wilayah perbatasan, khususnya di Kalimantan Utara.

“Kunjungan beliau memberikan semangat untuk teman-teman rimbawan yang ada di perbatasan, khususnya di Kalimantan Utara. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada teman-teman yang selama ini bertugas di lapangan,” ujar Seno, Minggu (23/08/2026).

Menurutnya, perhatian dan dukungan dari pimpinan menjadi motivasi tersendiri bagi personel yang bekerja menjaga kawasan konservasi, terutama mereka yang bertugas di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan. (*)

Previous Post

Elai Khas Kalimantan Jadi Magnet Pengunjung Stan TNKM di Pameran HKAN 2026

Next Post

Harta Karun Krayan Dipamerkan di HKAN 2026

Berita Lainnya

Komisi II DPRD Kaltara Soroti Kepastian Harga TBS bagi Pekebun
DPRD Kaltara

Komisi II DPRD Kaltara Soroti Kepastian Harga TBS bagi Pekebun

07/09/2026
Cegah Karhutla Berulang, DPMD Kaltara Siapkan Konsep Insentif Desa
Kalimantan Utara

Cegah Karhutla Berulang, DPMD Kaltara Siapkan Konsep Insentif Desa

07/09/2026
14 Hotspot Terdeteksi di Bulungan, Dishut Kaltara Perintahkan Groundcheck
Kalimantan Utara

14 Hotspot Terdeteksi di Bulungan, Dishut Kaltara Perintahkan Groundcheck

07/09/2026
Karhutla Mangkupadi Diselidiki, Polda Kaltara Turunkan Tim Tipidter
Kalimantan Utara

Karhutla Mangkupadi Diselidiki, Polda Kaltara Turunkan Tim Tipidter

07/09/2026
Polda Kaltara Perkuat Pencegahan Karhutla Lewat Edukasi Warga
Kalimantan Utara

Polda Kaltara Perkuat Pencegahan Karhutla Lewat Edukasi Warga

07/09/2026
Kapasitas Listrik Nunukan Bertambah 3,2 MW, PLN Siapkan Daya untuk 2.000 Pelanggan Baru
Daerah

Kapasitas Listrik Nunukan Bertambah 3,2 MW, PLN Siapkan Daya untuk 2.000 Pelanggan Baru

07/09/2026
Next Post
Harta Karun Krayan Dipamerkan di HKAN 2026

Harta Karun Krayan Dipamerkan di HKAN 2026

Batu Bara Ikut Terbakar dalam Karhutla Pantai Amal, Polisi Perketat Pengamanan

Batu Bara Ikut Terbakar dalam Karhutla Pantai Amal, Polisi Perketat Pengamanan

Batu Bara Terbakar di Bawah Tanah, Asap Karhutla Ganggu Warga dan Aktivitas Kampus UBT

Batu Bara Terbakar di Bawah Tanah, Asap Karhutla Ganggu Warga dan Aktivitas Kampus UBT

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.