TARAKAN – Waktu persiapan yang relatif singkat tidak menjadi penghalang bagi panitia untuk menyukseskan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXII Tingkat Kecamatan Tarakan Utara Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada 30–31 Oktober 2026 di halaman Kantor Kecamatan Tarakan Utara itu berjalan lancar dan meriah. Keberhasilan tersebut menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong antara panitia, pemerintah, lembaga keagamaan, para donatur dan masyarakat.
Ketua Panitia MTQ XXII Kecamatan Tarakan Utara, Ustadz Erwansyah, mengatakan seluruh pihak harus bergerak cepat sejak awal persiapan untuk memastikan kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana.
“Waktu persiapan memang cukup terbatas. Namun, Alhamdulillah, semangat seluruh panitia sangat luar biasa. Kami saling membantu dan bekerja sesuai tugas masing-masing demi menyukseskan MTQ ini,” ujar Ustadz Erwansyah.
Menurutnya, keberhasilan MTQ bukan hanya hasil kerja panitia, melainkan lahir dari dukungan banyak pihak yang memiliki kepedulian terhadap kegiatan syiar Al-Qur’an.
Sinergi antara LPTQ Kecamatan Tarakan Utara, Pemerintah Kecamatan Tarakan Utara, KUA serta seluruh jajaran kepanitiaan menjadi salah satu faktor utama kelancaran kegiatan.
“Kami bersyukur mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah Kecamatan memberikan dukungan penuh, LPTQ terus melakukan koordinasi, dan masyarakat juga ikut berpartisipasi. Semua bergerak bersama,” katanya.
Selain kesiapan teknis, persoalan pendanaan juga menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi panitia dalam waktu singkat.
Namun, melalui kerja keras tim pendanaan serta dukungan para donatur dan dermawan di Tarakan Utara, berbagai kebutuhan pelaksanaan kegiatan dapat dipenuhi.
Ustadz Erwansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyisihkan waktu, tenaga dan rezekinya demi mendukung suksesnya MTQ XXII.
“Kami sangat berterima kasih kepada para donatur dan seluruh masyarakat. Dukungan yang diberikan sangat berarti. Tidak hanya berupa bantuan dana, tetapi juga fasilitas, tenaga dan pemikiran. Semua itu menjadi bagian penting dari keberhasilan kegiatan ini,” ungkapnya.
MTQ XXII Kecamatan Tarakan Utara tahun ini juga menghadirkan suasana berbeda karena kembali dilaksanakan di panggung terbuka.
Setelah sebelumnya kegiatan MTQ lebih banyak dilaksanakan di dalam ruangan, pelaksanaan di halaman Kantor Kecamatan Tarakan Utara memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk hadir dan menyaksikan berbagai perlombaan.
Antusiasme masyarakat pun terlihat sejak malam pembukaan pada Jumat, 30 Oktober 2026. Berbagai kalangan hadir menyaksikan jalannya kegiatan hingga rangkaian perlombaan dan penutupan pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026.
Kehadiran Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., semakin menambah semangat dan kemeriahan pelaksanaan MTQ.
Ustadz Erwansyah mengatakan kehadiran pemerintah menjadi motivasi tersendiri bagi panitia yang telah bekerja sejak tahap awal persiapan.
“Kami merasa bangga dan bersyukur atas perhatian pemerintah. Kehadiran Bapak Wali Kota dan dukungan dari seluruh jajaran pemerintah tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan keagamaan,” ujarnya.
Ia berharap keberhasilan MTQ XXII menjadi awal yang baik untuk meningkatkan pembinaan generasi Qur’ani di Kecamatan Tarakan Utara.
Menurutnya, MTQ bukan hanya tentang mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Harapan kami, kegiatan ini dapat melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur’an, mampu membacanya dengan baik, memahami isi kandungannya dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Berakhirnya seluruh rangkaian MTQ XXII Kecamatan Tarakan Utara pada 31 Oktober 2026 menjadi kebanggaan bersama.
Kesuksesan kegiatan tersebut membuktikan bahwa keterbatasan waktu dapat diatasi ketika seluruh unsur bersatu dan memiliki tujuan yang sama.
Dari kerja keras panitia, dukungan pemerintah, kepedulian para donatur hingga antusiasme masyarakat, semuanya menjadi bagian dari cerita sukses MTQ XXII Kecamatan Tarakan Utara Tahun 2026.








Discussion about this post