NUNUKAN – Peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Selisun 2 di Jalan Lingkar Pulau Nunukan, Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (20/04/2026) pukul 09.30 WITA.
Kegiatan yang digagas oleh Yayasan Astrada Garuda Jaya ini menjadi langkah nyata dalam memperluas layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat, khususnya pelajar dan kelompok rentan.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E., bersama sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Wakil Wali Kota Tarakan sekaligus Ketua Yayasan Astrada Garuda Jaya Ibnu Saud, Kepala BGN Kalimantan Utara Aji Sunjaya, Dandim 0911/NNK Letkol Inf Tony Prasetyo, Danlanal Nunukan Kolonel Laut (P) Slamet Ariyadi, Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, Kajari Nunukan Burhanuddin, Wakil Ketua I DPRD Nunukan Ir. Arpiah.
Usai peresmian, rombongan meninjau langsung dapur untuk memastikan kesiapan operasional.

Ketua Yayasan Astrada Garuda Jaya Ibnu Saud, menegaskan bahwa kehadiran dapur MBG ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung program pemenuhan gizi.
“Kehadiran kita di sini adalah bagian dari komitmen bersama untuk melihat sekaligus mendukung pelaksanaan program SPPG melalui peresmian dapur umum MBG,ini adalah wujud nyata agar program ini benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada persatuan semua pihak.
“Program ini dilandasi niat baik demi masa depan bangsa. Kunci keberhasilan dari seluruh upaya ini adalah persatuan dan kesatuan yang harus terus kita jaga,” katanya.
Terkait kritik dan masukan, pihak yayasan menegaskan keterbukaan namun tetap mengedepankan jalur koordinasi yang tepat.
“Tidak ada yang sempurna, ruang kritik terbuka, namun kami menghimbau masyarakat agar menyampaikan melalui pemerintah daerah seperti bupati, camat, lurah, maupun instansi terkait agar laporan efektif dan bisa segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Nunukan Irwan Sabri menyampaikan rasa syukur atas mulai beroperasinya dapur MBG Selisun 2.
“Alhamdulillah, pagi ini kita bersama-sama meresmikan operasional Dapur Makan Bergizi Gratis di Kelurahan Selisun sekaligus melaunching SPPG Selisun 2,” ucapnya.
Menurutnya, kehadiran dapur ini akan memperluas jangkauan program MBG di Kabupaten Nunukan sehingga semakin banyak pelajar dan masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya, ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan.
“Saya berharap pengelola senantiasa mengutamakan aspek keamanan dan kebersihan, perlakukan layanan ini seperti melayani anak sendiri, sehingga tumbuh kepedulian dan kualitas layanan yang optimal,” pesannya.
Selain itu, Bupati mendorong agar pengelolaan dapur turut memberdayakan masyarakat sekitar, keterlibatan warga dinilai penting agar manfaat program tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga berdampak pada perekonomian lokal.
Dapur Umum SPPG Selisun 2 pada tahap awal ini melayani 957 penerima manfaat yang terdiri dari tiga sekolah TK dan PAUD serta SMAN 1 Nunukan Selatan, dengan diresmikannya dapur ini, total dapur MBG yang beroperasi di Kabupaten Nunukan kini mencapai 13 unit dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 27.931 orang.

Secara terpisah, Ketua SPPG Selisun 2, Indra Zuhal Nur Rizal Eris, S.E., menjelaskan bahwa distribusi perdana telah menyasar berbagai kelompok penerima manfaat.
“Untuk tahap awal, kami mendistribusikan kepada tiga sekolah TK dan PAUD sekitar 167 anak, kemudian 757 siswa SMAN 1 Nunukan Selatan beserta guru, serta satu posyandu di RT 07 Kelurahan Selisun sebanyak 33 penerima,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa distribusi juga melibatkan kader untuk menjangkau anak-anak balita.
Saat ini terdapat 30 relawan yang terlibat, dengan 15 di antaranya merupakan warga sekitar, ke depan, kapasitas layanan akan terus ditingkatkan.
“Untuk tahap awal memang masih di bawah 1.000 penerima, namun ke depan kami menargetkan mampu menyediakan hingga 3.000 porsi MBG, dengan rincian 2.500 untuk anak sekolah dan 500 untuk balita, ibu hamil, serta ibu menyusui,” tutupnya. (*)








Discussion about this post