Senin, Agustus 17, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Kalimantan Utara

Warga Tarakan Bentangkan Bendera 17 x 8 Meter Saat Detik-Detik Proklamasi

by Grande Media
17/08/2026
in Kalimantan Utara, Tarakan
0
Warga Tarakan Bentangkan Bendera 17 x 8 Meter Saat Detik-Detik Proklamasi

Sang Merah Putih Raksasa Hadirkan Suasana Khidmat di Jalanan Tarakan. (Ma)

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN — Suasana berbeda mewarnai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (17/8/2026). Detik-detik Proklamasi tidak hanya diperingati melalui upacara formal, tetapi juga digelar bersama masyarakat di tengah jalan.

Bertempat di Simpang Empat Tarakan Mall, puluhan warga dari berbagai latar belakang berkumpul untuk mengikuti detik-detik Proklamasi sekaligus membentangkan bendera Merah Putih raksasa berukuran 17 x 8 meter.

Sekitar 30 orang terlibat langsung dalam pembentangan bendera. Mereka berasal dari unsur Polwan, komunitas OI, masyarakat adat, hingga komunitas ojek online.

Kegiatan dimulai dengan penghentian sementara arus lalu lintas. Para pengendara yang berada di lokasi diminta berhenti untuk bersama-sama mengikuti rangkaian peringatan kemerdekaan.

Tepat saat detik-detik Proklamasi, sirene dibunyikan. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi, penghormatan kepada bendera Merah Putih, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Momen tersebut membuat suasana di salah satu persimpangan utama Kota Tarakan berubah. Para pengguna jalan yang biasanya sibuk dengan aktivitas masing-masing ikut mengambil bagian dalam peringatan kemerdekaan.

Beby, pengemudi ojek online yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengatakan keikutsertaannya merupakan bentuk nasionalisme sebagai warga negara.

“Ini dalam rangka jiwa nasionalisme saya. Saya mengikuti upacara bendera pada hari ini, 17 Agustus. Semoga Indonesia lebih maju lagi dan lebih sejahtera lagi. Apalagi untuk para ojol lebih makmur lagi,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan turut mendapat dukungan dari Pemadam Kebakaran Kota Tarakan, Satpol PP, serta jajaran kepolisian.

Kasat Lantas Polres Tarakan IPTU Ardi Wisnu Pradana mengatakan, pengaturan lalu lintas dilakukan agar masyarakat dapat mengikuti peringatan Proklamasi dengan tertib dan aman.

“Mulai pukul 11.14 diawali dengan pembunyian sirene selama kurang lebih satu menit. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi, penghormatan kepada bendera Merah Putih, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya,” jelasnya.

Menurut Ardi, hampir 100 personel gabungan dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Personel berasal dari Polres Tarakan dan unsur Direktorat Polda yang berada di Kota Tarakan.

Selain aparat kepolisian, kegiatan juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, instansi, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas.

Sementara itu, Che Ageng dari Komunitas OI Tarakan mengatakan bendera raksasa yang dibentangkan memiliki sejarah tersendiri.

Bendera tersebut telah ada sejak 2015. Saat pertama dibuat, ukurannya sekitar 5 x 3 meter. Seiring waktu, ukurannya terus ditambah hingga menjadi 17 x 8 meter.

Penambahan dilakukan sebanyak enam kali hingga ukuran bendera disesuaikan dengan angka 17 dan 8 yang identik dengan tanggal dan bulan kemerdekaan Indonesia.

“Bendera ini sejak 2015 sudah ada. Awalnya panjangnya sekitar 5 meter dan lebarnya 3 meter. Ada enam kali penambahan sampai sekarang menjadi 17 x 8 meter,” kata Che Ageng.

Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap dan dijahit oleh warga lokal. Untuk pembentangan tahun ini, sekitar 30 orang terlibat langsung.

Menurut Che Ageng, tingginya antusiasme masyarakat menjadi salah satu hal yang paling berkesan dalam kegiatan tersebut. Warga bahkan sudah mulai berdatangan sejak pagi, meski detik-detik Proklamasi baru dilaksanakan menjelang siang.

“Kegiatan jam 11.17, tetapi jam 09.00 masyarakat sudah datang. Bahkan ada yang menghubungi kami dan menanyakan apakah kegiatan jadi dilaksanakan. Artinya antusias masyarakat sangat luar biasa,” ungkapnya.

Usai prosesi selesai, warga tidak langsung meninggalkan lokasi. Anak-anak, orang tua, hingga anggota komunitas memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto dan berswafoto dengan latar belakang bendera Merah Putih raksasa.

Pemandangan tersebut menjadi penutup peringatan Proklamasi yang berlangsung di tengah jalan Kota Tarakan.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan bersama tanpa melihat latar belakang. Dari aparat, komunitas, pengemudi ojek online, hingga masyarakat umum, semuanya hadir dalam satu momen untuk menghormati perjuangan bangsa dan mengibarkan semangat Indonesia. (*)

Tags: Bendera Merah PutihBendera RaksasaDetik-Detik ProklamasiHUT RI ke-81Kalimantan Utarakaltara grandeKemerdekaan RIkomunitas oiojek onlinepolres tarakantarakan
Previous Post

13 Warga Binaan Lapas Nunukan Pulang di Hari Kemerdekaan, 967 Narapidana Terima Remisi

Berita Lainnya

13 Warga Binaan Lapas Nunukan Pulang di Hari Kemerdekaan, 967 Narapidana Terima Remisi
Daerah

13 Warga Binaan Lapas Nunukan Pulang di Hari Kemerdekaan, 967 Narapidana Terima Remisi

17/08/2026
638 Meter Jalan Rusak di Krayan Berhasil Diperbaiki, Akses Warga Mulai Terbuka
Kalimantan Utara

638 Meter Jalan Rusak di Krayan Berhasil Diperbaiki, Akses Warga Mulai Terbuka

16/08/2026
Jalan Krayan Jadi Perhatian, Bupati Nunukan Janji Perbaiki Lima Titik dalam Sepekan
Kalimantan Utara

Jalan Krayan Jadi Perhatian, Bupati Nunukan Janji Perbaiki Lima Titik dalam Sepekan

16/08/2026
KALTARUN 2026 Satukan 1.500 Pelari, Agus Taufik Soroti Peluang Ekonomi Lintas Batas
Kalimantan Utara

KALTARUN 2026 Satukan 1.500 Pelari, Agus Taufik Soroti Peluang Ekonomi Lintas Batas

16/08/2026
Agus Taufik: KATALIS 2026 Harus Jadi Ruang Tumbuh Generasi Muda Kaltara
Ekonomi

Agus Taufik: KATALIS 2026 Harus Jadi Ruang Tumbuh Generasi Muda Kaltara

16/08/2026
Khairul: KATALIS 2026 Bukan Sekadar QRIS, Tapi Ruang Kreativitas Anak Muda Kaltara
Ekonomi

Khairul: KATALIS 2026 Bukan Sekadar QRIS, Tapi Ruang Kreativitas Anak Muda Kaltara

16/08/2026

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.