TANJUNG SELOR – Kawasan Kota Baru Mandiri (KBM) di Kalimantan Utara terus menunjukkan daya tariknya sebagai pusat pengembangan baru. Kali ini, investor mulai melirik peluang pembangunan hunian Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diproyeksikan menjadi kawasan permukiman modern dan strategis.
Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, menerima langsung audiensi calon investor PT. Duta Putra Utama di Ruang Kerja Gubernur, Rabu (06/05/2026), untuk membahas rencana investasi pembangunan perumahan ASN di kawasan KBM.
Dalam pertemuan tersebut, investor menawarkan pembangunan hunian di atas lahan seluas 6 hektare. Namun Pemprov Kaltara turut menawarkan lahan yang lebih besar, yakni sekitar 35 hektare, guna mendukung pembangunan kawasan perumahan ASN dalam skala luas.
“Lahan 35 hektare itu diperkirakan bisa dibangun sekitar 1.500 unit rumah ASN,” ujar Gubernur Zainal.
Menurutnya, kebutuhan hunian ASN menjadi perhatian penting seiring berkembangnya pusat pemerintahan dan kawasan strategis di Kaltara. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menghadirkan solusi perumahan yang layak sekaligus mendorong pertumbuhan kawasan baru.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Pemprov Kaltara juga tengah mengkaji skema pengelolaan perumahan agar lebih efektif dan berkelanjutan. Salah satu opsi yang dibahas yakni keterlibatan koperasi ASN dalam pengelolaan maupun pembiayaan program hunian tersebut.
Gubernur menilai masuknya investor menjadi sinyal positif terhadap perkembangan KBM yang selama ini diproyeksikan sebagai kawasan masa depan Kaltara. Selain mendukung kebutuhan ASN, proyek ini diyakini mampu menciptakan dampak ekonomi baru dan mempercepat pembangunan wilayah.
Ia berharap proses investasi dapat berjalan lancar sehingga pembangunan perumahan segera direalisasikan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.(*dkisp)








Discussion about this post