TARAKAN – Di tengah suasana duka pascakebakaran yang melanda Panti Asuhan Tahfidz Yatim dan Dhuafa Ar-Rohimin di Kelurahan Juata Permai, perlahan kehidupan kembali menemukan hangatnya harapan. Senyum para santri yang sempat meredup kini kembali mengembang setelah kunjungan Hj. Rahmawati, S.H., anggota DPR RI Dapil Kalimantan Utara.
Kehadiran Rahmawati dalam rangka kunjungan kerja spesifik perorangan masa reses tahun 2026 itu menjadi momen penuh empati. Ia hadir langsung melihat kondisi bangunan panti yang masih dalam tahap renovasi pascakebakaran, sekaligus menyapa para santri satu per satu dengan penuh kehangatan.
Tidak hanya meninjau kondisi fisik bangunan, ia juga meluangkan waktu berbincang ringan dengan anak-anak panti, memberikan motivasi, serta memastikan mereka tetap memiliki semangat untuk melanjutkan aktivitas belajar dan menghafal Al-Qur’an.
“Kondisi seperti ini tidak boleh memadamkan semangat anak-anak. Mereka harus tetap merasa aman, dicintai, dan diperhatikan,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, perhatian juga difokuskan pada kebutuhan dasar para santri, mulai dari kondisi kesehatan, pemulihan psikologis, hingga ketersediaan logistik seperti makanan, pakaian, dan perlengkapan sekolah. Ia menegaskan pentingnya memastikan pendidikan tetap berjalan meski dalam situasi darurat.
Sebagai bentuk kepedulian, Rahmawati yang juga anggota Komisi VII DPR RI menyerahkan bantuan kepada pengelola panti, Yayasan As Sakinah, yang diterima langsung oleh Umi Titi. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan dan kebutuhan para santri pascakebakaran.
Musibah kebakaran yang terjadi pada Senin (13/04/2026) di RT 21 Blok C Perum PNS Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, berdampak pada 20 penghuni panti, terdiri dari 6 pengurus dan 14 anak asuh. Salah satu santri, Yogi Aplian Irfansyah (15), turut mengalami luka akibat pecahan kaca dalam peristiwa tersebut.
Meski demikian, suasana haru berubah menjadi hangat saat para santri kembali mendapatkan perhatian langsung dari sosok yang datang membawa semangat baru di tengah keterpurukan.
Umi Titi selaku pengelola panti menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian tersebut.
“Bismillahirrahmanirrahim, kami sangat berterima kasih atas kehadiran Ibu Rahmawati di tengah kesibukan beliau. Kehadiran ini menjadi kekuatan bagi kami untuk bangkit kembali,” ucapnya haru.
Ia juga memanjatkan doa agar ibu Rahmawati senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalankan amanah.
Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa di balik musibah, selalu ada kepedulian yang tumbuh—menguatkan langkah kecil para santri untuk kembali menata masa depan dengan penuh harapan. (*)








Discussion about this post