Senin, Agustus 17, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Bulungan

Mahfud Ungkap Detik-Detik Dugaan Penculikan: “Kepala Ditutup, Saya Dipukul dan Diseret ke Hutan”

by Grande Media
16/05/2026
in Bulungan, Hukum & Kriminal, Kalimantan Utara
0
Mahfud Ungkap Detik-Detik Dugaan Penculikan: “Kepala Ditutup, Saya Dipukul dan Diseret ke Hutan”

Ilustrasi (ia)

Share on FacebookShare on Twitter

TANJUNG SELOR – Mahfud Godal alias Ami Afud, warga Kampung Arab, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, mengungkap pengalaman mencekam yang dialaminya saat diduga menjadi korban penculikan dan penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK).

Pengakuan korban tersebut beredar luas melalui video di media sosial dan mengundang perhatian masyarakat. Dalam keterangannya, Mahfud mengaku disergap saat sedang tertidur di rumah pada Kamis dini hari (14/05/2026).

“Malam itu saya tidur di rumah, tiba-tiba saya ditelentangkan, diborgol, kepala langsung ditutup lalu dimasukkan ke dalam mobil,” kata Mahfud.

Korban mengaku tidak mengetahui siapa para pelaku karena kepalanya langsung ditutup. Selama berada di dalam mobil, dirinya mengaku terus mengalami pemukulan.

“Kepala saya ditutup, dimasuk ke dalam mobil, saya dipukul di dalam mobil itu,” ujarnya.

Mahfud kemudian dibawa menuju kawasan Tanjung Palas. Di lokasi yang disebut berada di kawasan hutan itu, dirinya mengaku diperlakukan kasar dan mengalami kekerasan fisik.

“Langsung saya dibawa ke Tanjung Palas, dibawa ke dalam hutan-hutan itu, seret saya masuk ke dalam hutan-hutan,” ungkapnya.

Mahfud Godal alias Ami Afud, warga Kampung Arab, Tanjung Selor, korban penculikan.(ist)

Tak hanya itu, korban menyebut dirinya dipukul dan diinjak-injak sebelum akhirnya dilepaskan pada malam yang sama.

“Langsung saya dipukul di situ, dipukul, ditingjak. Abis dipukul, ditingjak, pas malam itu saya langsung dilepaskan,” lanjutnya.

Mahfud mengaku hingga kini tidak mengetahui alasan dirinya menjadi sasaran tindakan tersebut. Ia juga merasa tidak memiliki persoalan dengan siapa pun sebelumnya.

Peristiwa dugaan penculikan dan penganiayaan itu kini telah dilaporkan oleh kerabatnya ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.(*)

Tags: achmad djufrieAmi AputDiduga penculikankaltarakaltara grandeKampung ArabkriminalMahputotkpenganiayaantanjung selor
Previous Post

Irwan Sabri Harapkan Porwada II Jadi Momentum Wartawan Eksplor Nunukan

Next Post

Achmad Djufrie Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan Penculikan Warga Kampung Arab

Berita Lainnya

13 Warga Binaan Lapas Nunukan Pulang di Hari Kemerdekaan, 967 Narapidana Terima Remisi
Daerah

13 Warga Binaan Lapas Nunukan Pulang di Hari Kemerdekaan, 967 Narapidana Terima Remisi

17/08/2026
638 Meter Jalan Rusak di Krayan Berhasil Diperbaiki, Akses Warga Mulai Terbuka
Kalimantan Utara

638 Meter Jalan Rusak di Krayan Berhasil Diperbaiki, Akses Warga Mulai Terbuka

16/08/2026
Jalan Krayan Jadi Perhatian, Bupati Nunukan Janji Perbaiki Lima Titik dalam Sepekan
Kalimantan Utara

Jalan Krayan Jadi Perhatian, Bupati Nunukan Janji Perbaiki Lima Titik dalam Sepekan

16/08/2026
KALTARUN 2026 Satukan 1.500 Pelari, Agus Taufik Soroti Peluang Ekonomi Lintas Batas
Kalimantan Utara

KALTARUN 2026 Satukan 1.500 Pelari, Agus Taufik Soroti Peluang Ekonomi Lintas Batas

16/08/2026
Agus Taufik: KATALIS 2026 Harus Jadi Ruang Tumbuh Generasi Muda Kaltara
Ekonomi

Agus Taufik: KATALIS 2026 Harus Jadi Ruang Tumbuh Generasi Muda Kaltara

16/08/2026
Khairul: KATALIS 2026 Bukan Sekadar QRIS, Tapi Ruang Kreativitas Anak Muda Kaltara
Ekonomi

Khairul: KATALIS 2026 Bukan Sekadar QRIS, Tapi Ruang Kreativitas Anak Muda Kaltara

16/08/2026
Next Post
DPRD Kaltara Dukung Langkah Pemprov Kendalikan Inflasi Daerah

Achmad Djufrie Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan Penculikan Warga Kampung Arab

Kapolda Kaltara Panen Jagung Bersama Petani di Tarakan, Bukti Nyata Dukungan Ketahanan Pangan

Kapolda Kaltara Panen Jagung Bersama Petani di Tarakan, Bukti Nyata Dukungan Ketahanan Pangan

Serap Aspirasi Warga, Rahmawati Zainal Bantu Bibit Lele untuk Masyarakat Desa Apung

Serap Aspirasi Warga, Rahmawati Zainal Bantu Bibit Lele untuk Masyarakat Desa Apung

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.