Kegiatan yang berlangsung pada 6 Juni 2026 tersebut dihadiri dan didampingi oleh Bhabinkamtibmas Desa Maspul, BRIPDA Andi Ananda Herdian Azis. Pendampingan dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap para petani yang berperan penting dalam menjaga ketersediaan pangan di wilayah perbatasan.
Jagung yang dipanen ditanam di lahan tumpangsari dengan tanaman kelapa sawit milik Aziz. Lahan tersebut dikelola oleh Kelompok Tani Anak Maspul yang diketuai Wajang. Adapun jenis jagung yang dibudidayakan adalah Jagung Hibrida Hebat ASA yang berasal dari bantuan Pemerintah Kabupaten Nunukan dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.
Tanaman jagung tersebut ditanam pada 23 dan 27 Februari 2026 sebagai bagian dari program pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung ketahanan pangan daerah. Setelah melalui proses pemeliharaan selama beberapa bulan, tanaman akhirnya memasuki masa panen dengan kondisi yang cukup baik.
Kapolsek Sebatik Barat, IPTU Erikson Ricardo Marpaung, S.H., mengatakan bahwa Polri memiliki tanggung jawab untuk mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk sektor pertanian.
“Melalui pendampingan yang dilakukan personel di lapangan, kami ingin memberikan semangat dan motivasi kepada para petani agar terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional,” katanya.
Selain sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, kehadiran personel Polsek Sebatik Barat juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, polisi dapat memahami kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan pendampingan terhadap berbagai kegiatan produktif yang dijalankan warga.
Luas lahan yang dipanen tercatat sekitar 0,18 are dan 0,23 are. Saat ini hasil panen masih dalam proses pengupasan sehingga belum dapat diketahui jumlah produksi secara pasti. Penimbangan dan pemipilan akan dilakukan setelah seluruh tahapan pascapanen selesai.
Melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan kelompok tani, diharapkan upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Nunukan dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Keberhasilan panen ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi berbagai pihak mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. (*)









Discussion about this post