MALINAU – Open Tournament Futsal RJP Cup I yang diselenggarakan Yonif Khusus 614/Raja Pandita resmi berakhir dengan sukses setelah berlangsung selama 12 hari, sejak 13 hingga 24 Juni 2026. Turnamen yang digelar di Lapangan Futsal Yonif Khusus 614/RJP ini menghadirkan 35 tim terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Utara.
Kompetisi tersebut diikuti tim-tim asal Malinau, Bulungan, Nunukan, Tana Tidung, dan Tarakan. Selain menjadi ajang perebutan gelar juara, RJP Cup I juga menjadi wadah memperkuat silaturahmi antarkomunitas futsal serta pembinaan atlet muda yang berpotensi mengharumkan nama Kalimantan Utara.
Komandan Yonif Khusus 614/Raja Pandita, Letkol Inf Ary Prasetiawan, selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari upaya satuan dalam mendukung pembinaan olahraga sekaligus memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi generasi muda.
Selama pelaksanaan, seluruh pertandingan berjalan tertib dan sportif dengan dukungan panitia, perangkat pertandingan dari AFKAB Malinau, serta tim kesehatan yang siaga di setiap laga.
Pada partai puncak, DPS Malinau berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Alang Impang Malinau, sedangkan KBJ Nunukan menempati peringkat ketiga.
Selain trofi juara, panitia juga memberikan penghargaan individu kepada Zeki dari DPS sebagai Best Player, sementara gelar Top Scorer diraih Lilit dari tim Doa Ibu.
Ketua Panitia, Letda Inf Alexander Lantang, mengapresiasi tingginya antusiasme seluruh peserta yang telah menjaga sportivitas sejak pertandingan pembuka hingga final.
Menurutnya, RJP Cup I bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan, membangun karakter, serta meningkatkan semangat kerja sama di kalangan generasi muda.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malinau, seluruh peserta, perangkat pertandingan, dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya turnamen ini. Semoga RJP Cup dapat terus diselenggarakan dan menjadi ajang lahirnya atlet-atlet futsal berprestasi dari Kalimantan Utara,” ujarnya.
Penutupan turnamen turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malinau, Lawing Liban, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Malinau. Ia memberikan apresiasi kepada Yonif Khusus 614/Raja Pandita yang dinilai konsisten menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat, khususnya kalangan pemuda.
Menurutnya, turnamen seperti RJP Cup memiliki peran penting dalam pembinaan olahraga sekaligus mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda. Selain melahirkan atlet berprestasi, kegiatan ini juga memperkuat semangat persatuan, sportivitas, dan kebersamaan di Kalimantan Utara,” katanya.
Keberhasilan penyelenggaraan RJP Cup I diharapkan menjadi langkah awal lahirnya kompetisi futsal yang lebih besar dan berkelanjutan di Kalimantan Utara, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mencetak atlet-atlet daerah yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. (*)









Discussion about this post