Kamis, Oktober 15, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Kalimantan Utara DPRD Kaltara

Anggaran Beasiswa Anjlok, DPRD Kaltara Desak Evaluasi Kebijakan

by Grande Media
15/02/2026
in DPRD Kaltara, Kalimantan Utara
0
Anggaran Beasiswa Anjlok, DPRD Kaltara Desak Evaluasi Kebijakan

Penurunan anggaran beasiswa di Kalimantan Utara dari Rp15 miliar menjadi Rp5 miliar menjadi sorotan dalam agenda reses anggota DPRD Kaltara yang digelar Ahad (15/02/2025).

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Penurunan anggaran beasiswa di Kalimantan Utara menjadi topik utama dalam agenda reses anggota DPRD Kaltara yang digelar pada Ahad (15/02/2025). Kegiatan tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari ibu rumah tangga hingga generasi muda (Gen Z) yang menyampaikan aspirasi secara langsung.

Anggota DPRD Kaltara Daerah Pemilihan Tarakan, Syamsuddin Arfah, menyoroti turunnya alokasi anggaran beasiswa dari Rp15 miliar menjadi Rp5 miliar.

“Terkait beasiswa, terus terang saya merasa bingung. Dari total Rp15 miliar, kini tersisa sekitar Rp5 miliar. Sementara kewajiban kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi sudah lebih dari Rp3 miliar. Artinya, sisa anggaran tidak sampai Rp2 miliar,” ujarnya.

Menurutnya, jika dana kurang dari Rp2 miliar tersebut harus dibagi untuk seluruh kabupaten/kota di Kaltara, maka nominal yang diterima mahasiswa sangat kecil dan jauh dari cukup.

Ia menambahkan, untuk tahun 2026 memang disebutkan terdapat rencana anggaran Rp20 miliar, namun hingga kini masih dalam proses evaluasi di pemerintah pusat. Kondisi ini membuat daerah harus berhitung cermat dalam menyusun kebijakan.

“Kita ini seperti hanya menutupi kekurangan dari pusat. Kalau kembali ada pengurangan, maka beban daerah akan semakin berat,” tegasnya.

Syamsuddin berharap anggaran beasiswa dapat dikembalikan mendekati Rp15 miliar melalui APBD atau dicarikan solusi pada perubahan anggaran, agar mahasiswa tidak menjadi pihak yang dirugikan.

Selain beasiswa, ia juga menyinggung tunjangan guru SMA negeri dan swasta yang tidak lagi muncul dalam mata anggaran akibat keterbatasan dana. Sebelumnya anggaran mencapai Rp3,6 miliar, kini tersisa sekitar Rp2,4 miliar.

“Penjelasan pemerintah sama, karena pemotongan dari pusat. Tapi dampaknya sangat terasa bagi dunia pendidikan,” katanya.

Dalam reses tersebut, persoalan kesehatan juga mencuat. Sedikitnya 10 warga dalam kondisi sakit, bahkan sakit berat, mengadu karena terkendala kepesertaan BPJS. Ia mengaku telah meminta agar mereka segera dimasukkan dalam kepesertaan agar mendapat layanan kesehatan.

DPRD, lanjutnya, akan terus mendorong komunikasi aktif dengan pemerintah pusat agar alokasi anggaran untuk daerah dapat kembali diperkuat. (*)

Tags: Beasiswa Kaltara Ungguldprd kaltarakaltara grandesyamsuddina arfah
Previous Post

HPN 2026, Iskandar Ajak Pers Perkuat Sinergi Bangun Kaltara

Next Post

Syamsuddin Arfah Tegas: Jangan Biarkan Warga Sakit Terhambat BPJS-BPI

Berita Lainnya

Wagub Kaltara Manfaatkan TEI 2026 untuk Buka Peluang Ekspor Produk Daerah
Kalimantan Utara

Wagub Kaltara Manfaatkan TEI 2026 untuk Buka Peluang Ekspor Produk Daerah

15/10/2026
Gubernur Kaltara Soroti Kesempatan Kerja Putra Daerah di Industri Migas
Kalimantan Utara

Gubernur Kaltara Soroti Kesempatan Kerja Putra Daerah di Industri Migas

15/10/2026
BPS Nunukan Catat Omzet Usaha Sampel Naik Rp1,054 Miliar Selama Paras Festival 2026
Daerah

BPS Nunukan Catat Omzet Usaha Sampel Naik Rp1,054 Miliar Selama Paras Festival 2026

15/10/2026
Achmad Djufrie Usai Lantik KORMI Malinau: Olahraga Harus Bikin Masyarakat Bahagia
Kalimantan Utara

Achmad Djufrie Usai Lantik KORMI Malinau: Olahraga Harus Bikin Masyarakat Bahagia

14/10/2026
Festival Sungai Kayan 2026 Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Kaltara
Kalimantan Utara

Festival Sungai Kayan 2026 Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Kaltara

14/10/2026
Paras Fest 2026 Raup Omzet Rp1,55 Miliar, Semarak HUT Nunukan Hadirkan Artis Ibu Kota
Daerah

Paras Fest 2026 Raup Omzet Rp1,55 Miliar, Semarak HUT Nunukan Hadirkan Artis Ibu Kota

14/10/2026
Next Post
Syamsuddin Arfah Tegas: Jangan Biarkan Warga Sakit Terhambat BPJS-BPI

Syamsuddin Arfah Tegas: Jangan Biarkan Warga Sakit Terhambat BPJS-BPI

Terjebak Isolasi, Hasil Alam Krayan Tengah Sulit Jadi Rupiah

Terjebak Isolasi, Hasil Alam Krayan Tengah Sulit Jadi Rupiah

Wamen Koperasi Siap Dampingi Perizinan Pupuk Lokal di Selumit

Wamen Koperasi Siap Dampingi Perizinan Pupuk Lokal di Selumit

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.