Kamis, Juli 30, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Kalimantan Utara

Dari Posyandu Teratai Putih, Kaltara Perkuat Benteng Pencegahan Stunting

by Grande Media
30/07/2026
in Kalimantan Utara
0
Dari Posyandu Teratai Putih, Kaltara Perkuat Benteng Pencegahan Stunting

Rahmawati Zainal Salurkan Bantuan Gizi untuk Ibu dan Anak di Tana Tidung

Share on FacebookShare on Twitter

TANA TIDUNG – Pencegahan stunting di Kalimantan Utara (Kaltara) terus diperkuat dari tingkat paling dekat dengan masyarakat. Salah satunya melalui penguatan pelayanan Posyandu dan perhatian terhadap kebutuhan gizi ibu serta anak sejak masa kehamilan.

Upaya itu terlihat di Posyandu Teratai Putih, Desa Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung, Selasa (28/7/2026). Meski hujan turun sejak pagi, masyarakat tetap datang untuk mengikuti pelayanan sekaligus menerima bantuan gizi bagi ibu hamil, ibu melahirkan, bayi dan balita.

Ketua TP PKK Kaltara sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.

Rahmawati mengatakan, pencegahan stunting harus dilakukan sejak awal kehidupan. Perhatian terhadap kesehatan dan gizi tidak boleh menunggu sampai anak mengalami masalah pertumbuhan.

“Masa kehamilan hingga usia lima tahun merupakan fase penting yang menentukan kualitas generasi di masa depan,” ujarnya.

Ia menegaskan bantuan yang diberikan tidak semata-mata berupa makanan tambahan. Lebih dari itu, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama agar ibu dan anak memperoleh asupan gizi yang memadai selama berada dalam fase pertumbuhan yang sangat penting.

“Bantuan ini bukan hanya tentang paket makanan, tetapi tentang kepedulian kita bersama untuk memastikan ibu dan anak mendapatkan gizi yang cukup,” katanya.

Menurut Rahmawati, keberhasilan pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, hingga keluarga harus memiliki kepedulian dan bergerak dalam arah yang sama.

“Upaya mengurangi stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu dan keluarga harus bergerak bersama agar setiap anak mendapatkan kesempatan tumbuh sehat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Rahmawati juga menekankan posisi strategis Posyandu sebagai layanan dasar yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Posyandu menjadi tempat penting untuk memantau kesehatan ibu, bayi dan balita sekaligus memberikan edukasi kepada keluarga.

Ia menyebut Posyandu juga berperan dalam mendukung pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang mencakup kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

Karena itu, masyarakat khususnya para orang tua diingatkan untuk tidak melewatkan pelayanan Posyandu. Pemeriksaan rutin, pemantauan tumbuh kembang, pemenuhan gizi seimbang dan penerapan pola hidup bersih dan sehat harus menjadi kebiasaan di lingkungan keluarga.

Rahmawati turut memberikan apresiasi kepada para kader Posyandu yang selama ini konsisten mendampingi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Menurutnya, kader memiliki posisi penting dalam menyampaikan informasi kesehatan sekaligus membantu mendeteksi berbagai persoalan sejak dini.

Ia berharap dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dapat terus diperkuat sehingga pelayanan Posyandu semakin optimal dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Saya berharap bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi para penerima dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Kalimantan Utara bebas stunting serta melahirkan generasi yang sehat, cerdas dan berdaya saing,” pungkasnya.

Dari Desa Tideng Pale, pesan yang dibawa sederhana namun penting: menjaga masa depan anak dimulai dari perhatian terhadap ibu dan anak hari ini. Posyandu menjadi salah satu ruang terdepan untuk memastikan perhatian tersebut benar-benar hadir di tengah masyarakat. (*)

Tags: balitabantuan gizibayiGenerasi SehatGizi Anakibu dan anakIbu Hamilkader PosyanduKalimantan Utarakaltarakaltara grandekesehatan ibu anakKesehatan MasyarakatPelayanan KesehatanPencegahan StuntingPosyanduRAHMAWATI ZAINALstuntingTana TidungTideng PaleTP-PKK Kaltara
Previous Post

Libatkan Masyarakat, Forest Programme VI Perkuat Perencanaan Tata Guna Lahan di Kaltara

Berita Lainnya

Libatkan Masyarakat, Forest Programme VI Perkuat Perencanaan Tata Guna Lahan di Kaltara
Kalimantan Utara

Libatkan Masyarakat, Forest Programme VI Perkuat Perencanaan Tata Guna Lahan di Kaltara

30/07/2026
BMKG: Cuaca Kalimantan Utara Didominasi Cerah, Bulungan Perlu Waspadai Potensi Hujan Lebat
Kalimantan Utara

BMKG: Cuaca Kalimantan Utara Didominasi Cerah, Bulungan Perlu Waspadai Potensi Hujan Lebat

30/07/2026
Rahmawati Zainal Ajak Keluarga Kaltara Perkuat Peran Cegah Stunting Sejak Dini
Kalimantan Utara

Rahmawati Zainal Ajak Keluarga Kaltara Perkuat Peran Cegah Stunting Sejak Dini

29/07/2026
Ketua DPRD Kaltara Sebut Sinergi Kaltara–Sabah Harus Melahirkan Program Nyata bagi Masyarakat Perbatasan
DPRD Kaltara

Ketua DPRD Kaltara Sebut Sinergi Kaltara–Sabah Harus Melahirkan Program Nyata bagi Masyarakat Perbatasan

29/07/2026
DPRD Kaltara Dorong Jalan Malinau-Krayan Masuk Prioritas Nasional
DPRD Kaltara

DPRD Kaltara Dorong Jalan Malinau-Krayan Masuk Prioritas Nasional

28/07/2026
Bulungan Hadirkan Model Baru, Hak Masyarakat Adat dan Investasi Kehutanan Berjalan Berdampingan
Bulungan

Bulungan Hadirkan Model Baru, Hak Masyarakat Adat dan Investasi Kehutanan Berjalan Berdampingan

28/07/2026

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.