TANJUNG SELOR – Teriakan pecah di Rupatama Bhara Daksa Polda Kalimantan Utara. Ketegangan selama pertandingan akhirnya berubah menjadi euforia setelah Tim Nasional Indonesia menaklukkan Thailand melalui drama adu penalti dalam final FIFA ASEAN Cup 2026.
Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama dan personel Polda Kaltara ikut larut dalam ketegangan pertandingan melalui kegiatan nonton bareng. Kapolda Kaltara turut didampingi Kabidhumas Polda Kaltara AKBP Erwin S. Manik.
Laga final berlangsung sengit sejak awal. Kedua kesebelasan saling menyerang dan bermain dengan tempo tinggi. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu.
Drama semakin menegangkan ketika Thailand berhasil mencetak gol dan mengubah kedudukan menjadi 2-1. Waktu terus berjalan dan kemenangan Thailand seolah berada di depan mata.
Namun, Garuda menunjukkan mental pantang menyerah. Ketika pertandingan memasuki penghujung laga, Indonesia berhasil mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2.
Gol tersebut sontak membuat suasana nobar di Rupatama Bhara Daksa bergemuruh. Harapan kembali terbuka, tetapi pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Detik-detik eksekusi penalti menjadi momen paling menegangkan. Setiap tendangan disaksikan dengan penuh harap oleh Kapolda Kaltara bersama seluruh peserta nobar.
Hingga akhirnya, Indonesia memastikan kemenangan melalui adu penalti dengan skor 4-2 atas Thailand.
Sorak kemenangan langsung menggema. Tepuk tangan dan ekspresi kegembiraan memenuhi ruangan sebagai bentuk kebanggaan terhadap perjuangan Timnas Indonesia yang mampu bertahan hingga akhir.
Kegiatan nobar tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan jajaran Polda Kaltara. Dukungan terhadap Timnas Indonesia juga menjadi sarana menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Perjuangan Garuda yang mampu bangkit dari ketertinggalan hingga memenangkan pertandingan menjadi gambaran pentingnya semangat pantang menyerah, kekompakan, disiplin, dan keberanian menghadapi tekanan.
Kemenangan tersebut pun menjadi malam yang tidak terlupakan bagi para peserta nobar di Polda Kaltara. Drama 120 menit ditambah adu penalti akhirnya ditutup dengan satu perasaan yang sama: bangga menjadi Indonesia.
Garuda menang, Merah Putih berkibar. Indonesia juara! 🇮🇩








Discussion about this post