Jumat, Juli 24, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Harga Ikan dan Air PAM Naik, Inflasi Nunukan Juni 2025 Tertinggi di Kaltara

by Grande Media
02/07/2025
in Ekonomi, Nunukan
0
Harga Ikan dan Air PAM Naik, Inflasi Nunukan Juni 2025 Tertinggi di Kaltara
Share on FacebookShare on Twitter

NUNUKAN – Kenaikan harga ikan laut dan tarif air minum rumah tangga menjadi pemicu utama inflasi di Kabupaten Nunukan pada Juni 2025. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Nunukan, angka inflasi bulanan mencapai 0,32 persen, tertinggi dibanding daerah lain di Kalimantan Utara.

Kepala BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien, menjelaskan bahwa inflasi ini disebabkan oleh lonjakan harga pada komoditas pangan dan energi rumah tangga, seperti ikan bandeng, ikan layang, tomat, beras, dan tarif air minum dari PAM.

“Meski masih dalam kategori terkendali, inflasi kita bulan Juni memang cukup tinggi karena faktor kebutuhan pokok dan penyesuaian tarif,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor BPS Nunukan, Selasa (1/7/2025).

BPS mencatat, inflasi tahun ke tahun (year-on-year/yoy) di Nunukan mencapai 2,23 persen, sementara inflasi kumulatif dari Januari hingga Juni (year-to-date/ytd) sebesar 1,78 persen.

Untuk wilayah Kalimantan Utara, inflasi Nunukan tertinggi dibandingkan Tarakan yang justru mengalami deflasi 0,08 persen, dan Tanjung Selor dengan inflasi hanya 0,06 persen. Inflasi nasional pada periode yang sama tercatat lebih rendah, yakni 0,19 persen (bulanan) dan 1,87 persen (tahunan).

“Letak geografis Nunukan yang berada di perbatasan dan masih tergantung pada pasokan luar daerah, sangat memengaruhi fluktuasi harga,” tambah Iskandar.

Meski banyak komoditas mengalami kenaikan, sejumlah barang justru mengalami penurunan harga dan membantu menekan laju inflasi. Di antaranya adalah cabai rawit, kangkung, tempe, tahu mentah, dan sabun deterjen bubuk.

Iskandar menegaskan bahwa data inflasi sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan oleh pemerintah daerah. Ia mendorong sinergi antara pemerintah, pelaku pasar, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas harga.

“Menjelang semester kedua tahun ini, penting bagi semua pihak untuk waspada dan bekerja sama agar inflasi tetap terkendali. Ini kunci untuk menjaga daya beli warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat,” tutupnya. (dv)

Tags: ekonomiinflasikaltara grandenunukan
Previous Post

Bupati Irwan Sabri Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD Nunukan Terkait Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Next Post

Dorong Peningkatan Nilai Ekonomi Karya Tradisional, Kanwil Kemenkum Kaltim Siapkan Kampung Ketupat sebagai Kawasan Karya Cipta (KKC)

Berita Lainnya

Wabup Hermanus Lepas Bantuan BNPB untuk Warga Krayan Selatan yang Terisolasi Akibat Longsor
Daerah

Wabup Hermanus Lepas Bantuan BNPB untuk Warga Krayan Selatan yang Terisolasi Akibat Longsor

24/07/2026
Belum Pernah Pinjam ke Bank? UMKM Pemula Segera Bisa Ajukan Kredit Bunga 0 Persen
Daerah

Belum Pernah Pinjam ke Bank? UMKM Pemula Segera Bisa Ajukan Kredit Bunga 0 Persen

21/07/2026
QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 Hadir di Malinau, Dorong UMKM Kuliner Naik Kelas Lewat Transaksi Digital
Ekonomi

QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 Hadir di Malinau, Dorong UMKM Kuliner Naik Kelas Lewat Transaksi Digital

21/07/2026
Camat Krayan Timur Sebut Kerusakan Akibat Angin Kencang Masih Didata
Kalimantan Utara

Camat Krayan Timur Sebut Kerusakan Akibat Angin Kencang Masih Didata

17/07/2026
BMKG Juwata Tarakan Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang di Krayan, Warga Diminta Tetap Waspada
Kalimantan Utara

BMKG Juwata Tarakan Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang di Krayan, Warga Diminta Tetap Waspada

17/07/2026
BMKG Pastikan Bukan Puting Beliung, Angin Kencang Rusak Rumah dan Gereja di Krayan
Daerah

BMKG Pastikan Bukan Puting Beliung, Angin Kencang Rusak Rumah dan Gereja di Krayan

17/07/2026
Next Post
Dorong Peningkatan Nilai Ekonomi Karya Tradisional, Kanwil Kemenkum Kaltim Siapkan Kampung Ketupat sebagai Kawasan Karya Cipta (KKC)

Dorong Peningkatan Nilai Ekonomi Karya Tradisional, Kanwil Kemenkum Kaltim Siapkan Kampung Ketupat sebagai Kawasan Karya Cipta (KKC)

Kanwil Kemenkum Kaltim Identifikasi Batik Ketupat sebagai Produk Unggulan Kota Samarinda

Kanwil Kemenkum Kaltim Identifikasi Batik Ketupat sebagai Produk Unggulan Kota Samarinda

Dukung Ketahanan Pangan, PT Pertamina EP Sangasanga Field Fasilitasi Pendirian Green House Hidroponik

Dukung Ketahanan Pangan, PT Pertamina EP Sangasanga Field Fasilitasi Pendirian Green House Hidroponik

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.