BULUNGAN – Ada cara berbeda jajaran Polda Kalimantan Utara (Kaltara) menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Bukan hanya melalui ucapan, sejumlah pejabat utama Polda Kaltara mendatangi Mako Korem 092/Maharajalila, Senin (5/10/2026), dengan membawa tumpeng dan kue.
Kedatangan tersebut menjadi kejutan bagi jajaran Korem 092/Maharajalila sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara TNI dan Polri di Kalimantan Utara.
Rombongan Polda Kaltara dipimpin Karoops Polda Kaltara Kombes Pol. Yohanes Jalung Siram bersama sejumlah pejabat utama.
Suasana semakin hangat ketika tumpeng diserahkan dan dilanjutkan dengan doa bersama, pemotongan tumpeng serta makan bersama.
Karoops Polda Kaltara Kombes Pol. Yohanes Jalung Siram mengatakan, hubungan TNI dan Polri harus dibangun tidak hanya dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga melalui komunikasi dan kebersamaan.
“Bagi kami, TNI dan Polri adalah saudara seperjuangan. Di Kalimantan Utara, sinergitas dan soliditas bukan hanya sebuah slogan, tetapi harus terus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Menurut Yohanes, soliditas kedua institusi sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan keamanan dan menjaga situasi tetap kondusif.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 TNI dan berharap TNI semakin profesional serta semakin dekat dengan masyarakat.
“Semoga TNI semakin kuat bersama rakyat, dan bersama Polri kita terus menjaga persatuan, keamanan serta kedaulatan bangsa,” katanya.
Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Mohammad Sjahroni mengapresiasi perhatian yang diberikan jajaran Polda Kaltara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Kaltara beserta seluruh jajaran yang telah hadir memberikan kejutan dan ucapan selamat kepada kami dalam rangka HUT ke-81 TNI. Ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian yang sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Menurutnya, kebersamaan TNI dan Polri merupakan modal penting dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah Kalimantan Utara.
Momentum HUT ke-81 TNI dengan tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” tersebut pun menjadi ruang untuk memperkuat kembali komitmen kedua institusi dalam menjaga persatuan dan keamanan.
Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng, doa bersama dan makan bersama. Sederhana, namun sarat makna tentang persaudaraan dua institusi yang berada di garis depan menjaga keamanan negara.








Discussion about this post