TANJUNG PALAS – Kondisi kabut asap yang berpotensi mengurangi jarak pandang menjadi perhatian kepolisian saat menggelar Jumat Curhat bersama masyarakat di Jalan Kasamuddin RT 04, Kelurahan Tanjung Palas Tengah, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Jumat (11/9/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WITA tersebut, polisi mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna jasa tambangan Tanjung Palas–Tanjung Selor, agar meningkatkan kewaspadaan saat melakukan penyeberangan.
Masyarakat diminta memperhatikan kondisi cuaca dan jarak pandang sebelum menggunakan jasa penyeberangan. Pengguna tambangan juga diingatkan mematuhi arahan petugas maupun pengelola serta menggunakan perlengkapan keselamatan yang tersedia.
Polisi menekankan agar masyarakat tidak memaksakan diri menyeberang apabila kondisi cuaca dan jarak pandang dinilai tidak memungkinkan. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan di tengah kondisi lingkungan yang kurang mendukung.
Selain membahas keselamatan penyeberangan, Jumat Curhat menjadi ruang bagi kepolisian untuk mendengarkan secara langsung berbagai keluhan, pertanyaan, dan masukan masyarakat terkait keamanan dan ketertiban di wilayah Tanjung Palas.
Dalam dialog tersebut, polisi juga mengingatkan masyarakat mengenai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.
Masyarakat yang melakukan aktivitas menggunakan api juga diimbau memastikan api telah benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. Apabila menemukan titik api atau kejadian kebakaran, warga diminta segera melaporkannya kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin.
Kepolisian turut memperkenalkan kembali Layanan Polisi 110 sebagai sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan terkait tindak kejahatan, gangguan kamtibmas, kecelakaan lalu lintas, maupun kondisi darurat lainnya.
Layanan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat secara bijak dan bertanggung jawab sehingga informasi mengenai gangguan keamanan maupun kondisi darurat dapat segera diterima dan ditindaklanjuti petugas.
Melalui Jumat Curhat, kepolisian tidak hanya menyampaikan imbauan, tetapi juga membuka komunikasi dua arah dengan masyarakat. Aspirasi dan informasi dari warga menjadi bagian penting dalam menentukan langkah kepolisian di lapangan.
Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kedekatan antara polisi dan masyarakat sekaligus membangun kesadaran bersama untuk menjaga keamanan, mencegah karhutla, serta meningkatkan keselamatan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.








Discussion about this post