TANJUNG SELOR – Menjaga kebugaran tubuh menjadi bagian penting dalam menunjang kesiapan anggota Polri menjalankan tugas. Pesan tersebut mengemuka dalam Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tahun 2026 yang digelar Polda Kalimantan Utara di Mako Polda Kaltara, Rabu (9/9/2026).
Upacara dipimpin Irwasda Polda Kaltara Kombes Pol. Audy Alfrits Herman Manus, S.I.K., M.Si., CFRA., serta diikuti para Pejabat Utama dan personel Polda Kaltara.
Peringatan Haornas tahun ini menjadi momentum perdana bagi Polda Kaltara menggelar upacara khusus Hari Olahraga Nasional di lingkungan kepolisian.
Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakan Irwasda, Haornas 2026 mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar!”
Tema tersebut menegaskan bahwa olahraga tidak hanya berbicara mengenai prestasi. Aktivitas fisik juga menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Ada lima pesan utama yang disampaikan dalam amanat tersebut. Olahraga perlu ditempatkan sebagai bagian dari pembangunan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia, pemerintah daerah menjadi penggerak masyarakat aktif dan bugar, serta olahraga harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Selain itu, keberhasilan pembangunan olahraga tidak cukup diukur dari banyaknya event yang digelar, tetapi juga dari perubahan perilaku masyarakat. Pembangunan olahraga juga harus dilakukan secara inklusif dan berkeadilan.
Bagi institusi kepolisian, pesan tersebut memiliki arti penting. Personel Polri dituntut memiliki kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi dinamika tugas yang beragam.
Karena itu, Irwasda Polda Kaltara mengajak seluruh personel menjadikan olahraga dan pola hidup sehat sebagai kebiasaan, bukan hanya dilakukan ketika ada kegiatan atau agenda tertentu.
Kebugaran tubuh dinilai menjadi salah satu modal penting bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Personel dengan kondisi fisik yang prima diharapkan lebih siap menghadapi berbagai situasi di lapangan. Terlebih, tugas kepolisian membutuhkan mobilitas, ketahanan fisik, serta kemampuan mengambil keputusan dalam kondisi yang tidak selalu mudah.
Haornas sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan merupakan bentuk tanggung jawab personel terhadap dirinya sendiri maupun institusi.
Budaya hidup aktif dan sehat di lingkungan Polda Kaltara diharapkan tidak berhenti pada peringatan tahunan. Semangat tersebut perlu diterapkan melalui aktivitas olahraga yang rutin serta pola hidup yang lebih sehat.
Dengan demikian, olahraga tidak hanya menghasilkan tubuh yang bugar, tetapi juga mendukung terwujudnya personel Polri yang lebih siap, profesional, humanis, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui momentum Haornas 2026, Polda Kaltara kembali menegaskan pentingnya membangun budaya olahraga dari lingkungan internal kepolisian, sekaligus mendorong semangat hidup aktif dan sehat di tengah masyarakat Kalimantan Utara.








Discussion about this post