KALIMANTAN UTARA – Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Utara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., kembali mendorong penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI.
Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi sekaligus dialog bagi masyarakat untuk kembali memahami empat landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.
Rahmawati mengatakan, pemahaman terhadap Empat Pilar tidak cukup berhenti pada pengetahuan. Nilai-nilai tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga persatuan di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang dan karakter yang beragam.
Menurutnya, semangat gotong royong, toleransi, menghargai perbedaan serta menjaga persatuan merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Empat Pilar bukan hanya untuk dipahami, tetapi bagaimana nilai-nilainya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rahmawati, Sabtu (26/9).
Ia menilai perkembangan teknologi informasi dan perubahan sosial membawa tantangan tersendiri dalam kehidupan bermasyarakat. Arus informasi yang begitu cepat membutuhkan masyarakat yang memiliki pemahaman kebangsaan agar tidak mudah terpecah oleh perbedaan.
Karena itu, sosialisasi Empat Pilar menjadi salah satu ruang untuk mengingatkan kembali pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.
Dalam kegiatan tersebut, Rahmawati juga membuka ruang dialog dengan masyarakat. Peserta diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan, pandangan serta aspirasi terkait berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan mereka.
Dialog tersebut sekaligus menjadi sarana bagi wakil rakyat untuk mendengarkan langsung berbagai pandangan masyarakat di daerah pemilihannya.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dilakukan Rahmawati sebelumnya juga menyasar masyarakat dan generasi muda di Kaltara. Pada kegiatan di Tanjung Selor, misalnya, materi sosialisasi menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga nilai kebangsaan di tengah derasnya arus informasi digital.
Empat Pilar MPR RI yang disampaikan meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.
Rahmawati berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya persatuan dan menjaga keutuhan bangsa.
“Perbedaan bukan menjadi alasan untuk terpecah. Justru keberagaman harus menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Rahmawati juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai Pancasila, menghormati konstitusi, mempertahankan keutuhan NKRI dan merawat keberagaman dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga persatuan di Kalimantan Utara.











Discussion about this post