TANJUNG SELOR – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara mencatat kinerja transportasi di wilayah tersebut mengalami peningkatan signifikan pada Maret 2026. Hampir seluruh moda transportasi, baik laut, udara, maupun speedboat, menunjukkan pertumbuhan positif dibanding bulan sebelumnya.
Kepala BPS Provinsi Kalimantan Utara, Dr. Mustaqim SST.,SE.,M.Si, menyebutkan bahwa peningkatan ini menggambarkan menguatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di Kalimantan Utara.
“Pada Maret 2026, kita melihat peningkatan yang cukup kuat pada sektor transportasi. Ini menandakan pergerakan ekonomi daerah terus bergerak positif, terutama dari sisi mobilitas orang dan distribusi barang,” ujarnya, Senin (04/05/2026).
Penumpang Laut Melonjak Lebih dari Dua Kali Lipat
Sektor angkutan laut mencatat lonjakan tajam pada jumlah penumpang berangkat, dari 12,83 ribu orang pada Februari menjadi 29,00 ribu orang pada Maret 2026 atau meningkat 126,06 persen.
Penumpang datang juga naik menjadi 17,81 ribu orang atau tumbuh 15,67 persen. Sementara itu, volume barang yang diangkut melalui laut meningkat 58,07 persen menjadi 1.375,87 ribu ton.
Penerbangan dan Penumpang Udara Ikut Meningkat
Di sektor udara, jumlah penerbangan berangkat meningkat dari 568 menjadi 739 penerbangan atau naik 30,11 persen. Penumpang berangkat juga mengalami kenaikan 43,67 persen menjadi 35,63 ribu orang, sedangkan penumpang datang mencapai 29,08 ribu orang.
Speedboat Jadi Tulang Punggung Mobilitas Lokal
Transportasi speedboat juga menunjukkan peningkatan signifikan dengan jumlah penumpang naik 38,34 persen menjadi 88,36 ribu orang. Aktivitas tertinggi tercatat di Pelabuhan Tengkayu Tarakan dan Bulungan yang menjadi pusat mobilitas masyarakat antarwilayah.
Aktivitas Logistik Bandara Meningkat
Selain penumpang, sektor kargo dan bagasi bandara turut mencatat peningkatan. Bagasi muat dan bongkar masing-masing meningkat lebih dari 50 persen, menunjukkan tingginya aktivitas perjalanan dan distribusi barang di Kaltara.
Kesimpulan
BPS menilai tren positif ini menunjukkan semakin kuatnya konektivitas antarwilayah serta meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat di Kalimantan Utara pada awal tahun 2026. (*)









Discussion about this post