TARAKAN – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, Pemerintah Kota Tarakan memastikan kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tetap terpantau. Hal ini dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes., bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Jumat (13/3/2026).
Sidak tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), Balai POM, Karantina, Bulog, serta dinas-dinas teknis di lingkungan Pemkot Tarakan. Tim menyasar sejumlah titik perdagangan untuk melihat secara langsung perkembangan harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, mengatakan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa secara umum kondisi harga kebutuhan pokok masih relatif stabil meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan.
“Dari hasil pemantauan kami di pasar, harga kebutuhan pokok secara umum masih relatif stabil dan terkendali. Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan seperti cabai rawit, bawang merah, bawang putih, serta daging ayam, namun kenaikannya masih dalam batas yang wajar menjelang lebaran,” kata Khairul.
Ia menjelaskan, harga cabai rawit yang sebelumnya berada di kisaran Rp100 ribu per kilogram kini meningkat menjadi sekitar Rp135 ribu per kilogram. Meski demikian, kondisi tersebut masih dianggap sebagai fluktuasi yang lazim terjadi saat permintaan meningkat menjelang hari besar keagamaan.
Selain memantau harga, pemerintah juga memastikan stok bahan pokok di Tarakan masih dalam kondisi aman. Bahkan dalam waktu dekat, pasokan daging ayam beku akan kembali bertambah untuk menjaga stabilitas pasokan di pasar.
“Stok bahan pokok secara umum masih mencukupi. Untuk ayam beku, bahkan akan ada tambahan sekitar 60 ton sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaannya,” ujarnya.
Khairul juga mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, karena hal tersebut justru dapat memicu lonjakan harga di pasaran.
“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan. Pemerintah bersama TPID terus melakukan pemantauan agar pasokan tetap tersedia dan harga tetap terkendali,” tegasnya.
Dalam sidak tersebut, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap produk parcel di salah satu supermarket bersama Balai POM. Dari hasil pengecekan, produk yang dijual dinyatakan aman dan layak dikonsumsi.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Tarakan berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dapat terus terjaga hingga perayaan Idulfitri, sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dan menyambut lebaran dengan lebih tenang.(*)











Discussion about this post