NUNUKAN – Ziarah ke makam pahlawan, membagikan seribu paket sembako, hingga membantu warga yang baru kehilangan kakinya akibat penyakit diabetes, merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan PDI Perjuangan Kabupaten Nunukan dalam memperingati Bulan Bung Karno, sebagai wujud komitmen partai untuk tetap hadir dan berjuang bersama rakyat.
Kegiatan yang digelar pada Rabu (17/6/2026) tersebut diisi dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan, penyaluran bantuan sosial, serta refleksi kebangsaan untuk mengenang jasa Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Anggota DPRD Kabupaten Nunukan Fraksi PDI Perjuangan, Saddam Husein, mengatakan Bulan Bung Karno menjadi momentum bagi kader partai untuk kembali mengingat nilai-nilai perjuangan yang diwariskan pendiri bangsa sekaligus memperkuat keberpihakan kepada masyarakat.
“Agenda hari ini merupakan bagian dari peringatan Bulan Bung Karno yang dilaksanakan setiap tahun, selain ziarah ke makam pahlawan, kami juga berbagi sembako kepada masyarakat dan memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan,” kata Saddam.

Salah satu penerima bantuan adalah seorang warga Kecamatan Sebatik Utara yang baru menjalani operasi amputasi akibat komplikasi penyakit diabetes, bantuan diberikan untuk membantu kebutuhan alat penunjang aktivitas sehari-hari.
Menurut Saddam, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen PDI Perjuangan untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
“Kami ingin menegaskan bahwa PDI Perjuangan akan selalu bersama rakyat, kami akan hadir di tengah masyarakat, bahagia bersama rakyat, tertawa bersama rakyat, bahkan menangis bersama rakyat, apa pun yang kami perjuangkan semata-mata untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30 paket sembako diserahkan secara simbolis kepada Masyarakat, namun secara keseluruhan, PDI Perjuangan telah menyiapkan sekitar 1.000 paket sembako yang sebagian telah disalurkan dan sisanya akan didistribusikan kepada masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Nunukan.
“Yang diserahkan hari ini memang 30 paket secara simbolis, tetapi total bantuan sembako yang kami siapkan sekitar seribu paket untuk masyarakat,” jelasnya.
Selain aksi sosial, peringatan Bulan Bung Karno juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi generasi muda agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Saddam menegaskan Bung Karno tidak hanya meninggalkan jejak perjuangan kemerdekaan, tetapi juga mewariskan Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan berbangsa.
“Generasi muda harus memahami bahwa bangsa ini lahir dari sejarah panjang perjuangan para pendiri bangsa, Bung Karno selalu mengingatkan kita untuk tidak melupakan sejarah dan terus menjaga nilai-nilai gotong royong dalam membangun Indonesia,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa lima sila dalam Pancasila merupakan nilai yang digali dari kehidupan masyarakat Indonesia dan harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi dan keadilan sosial merupakan nilai yang harus terus dijaga, tanpa persatuan, bangsa sebesar Indonesia dengan ribuan pulau, suku dan bahasa tidak akan mampu berdiri kokoh seperti sekarang,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Saddam juga menyampaikan bahwa PDI Perjuangan memiliki program bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu yang mengalami musibah kematian.
Program tersebut dijalankan bersama anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, warga yang membutuhkan bantuan perlengkapan fardu kifayah maupun kebutuhan pemakaman lainnya dapat berkoordinasi dengan pengurus partai maupun pihak yang telah ditunjuk.
“Kalau ada masyarakat yang benar-benar tidak mampu dan mengalami musibah kematian, baik Muslim maupun Nasrani, kami berupaya membantu sesuai kebutuhan, program ini sudah berjalan dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” tutupnya.
Selain rangkaian peringatan Bulan Bung Karno, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan dari wilayah Nunukan Selatan, Nunukan dan Pulau Sebatik sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi partai di tingkat kecamatan. (*)








Discussion about this post