Minggu, Mei 17, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Ditangkap di Pelabuhan Tanjung Perak, Terduga Pelaku Penyekapan Mahasiswi Asal Kaltara Akhirnya Tumbang Ditembak Polisi

by Grande Media
17/05/2026
in Hukum & Kriminal, Kalimantan Utara, Nunukan
0
Ditangkap di Pelabuhan Tanjung Perak, Terduga Pelaku Penyekapan Mahasiswi Asal Kaltara Akhirnya Tumbang Ditembak Polisi

Pelaku kasus penyekapan mahasiswi asal Kaltara saat diamankan aparat di Pelabuhan Tanjung Perak. Sumber: @trending__makassar

Share on FacebookShare on Twitter

 MAKASSAR – Pelarian FR (30), terduga pelaku penyekapan dan dugaan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi asal Kalimantan Utara di Makassar, akhirnya berakhir. Setelah kabur hingga ke Surabaya, pelaku berhasil diringkus aparat gabungan Tim Jatanras Polrestabes Makassar bersama Resmob Surabaya di Pelabuhan Tanjung Perak, Sabtu (16/5/2026).

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah kisah korban viral di media sosial. Korban diketahui merupakan mahasiswi yang sedang menempuh pendidikan di Sulawesi Selatan dan mencari pekerjaan tambahan melalui Facebook.

Dikutip dari akun Instagram @trending__makassar, korban awalnya tergiur tawaran pekerjaan sebagai baby sitter dengan gaji Rp3 juta per bulan dari seorang pria berinisial FR.

Namun sesampainya di lokasi yang dijanjikan, korban justru diduga dibawa ke sebuah rumah kontrakan di kawasan Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar. Selama tiga hari, korban diduga disekap, diikat, mengalami kekerasan seksual, hingga kehilangan handphone dan sejumlah dokumen penting.

Kasus tersebut terbongkar setelah warga menemukan korban dalam kondisi tangan terikat pecan lalu. Warga yang terkejut dengan kondisi korban langsung memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian itu kepada polisi.

Mendapat laporan tersebut, Tim Jatanras Polrestabes Makassar langsung bergerak melakukan pengejaran. Polisi kemudian mengetahui pelaku melarikan diri ke Surabaya menggunakan jalur laut.

Upaya pelarian FR akhirnya gagal setelah aparat berhasil menangkapnya di Pelabuhan Tanjung Perak. Saat proses pengembangan kasus, pelaku sempat mencoba kabur sehingga polisi mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kanan pelaku.

Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa.

Pelaku kini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara proses penetapan tersangka menunggu rilis resmi dari Polda Sulsel.

Penangkapan FR disambut lega oleh masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak warganet meminta pelaku dihukum seberat-beratnya atas perbuatannya.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja, agar lebih waspada terhadap modus penipuan lowongan kerja palsu yang marak beredar di media sosial.(*)

Tags: FR DitangkapJatanras Makassarkaltara grandeKasus PenyekapanLowongan Kerja PalsuMahasiswi KaltaramakassarPolda Sulsel
Previous Post

Ketua DPRD Kaltara Apresiasi Langkah Cepat Gubernur Tangani Kasus Mahasiswi Nunukan di Makassar

Next Post

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Berita Lainnya

Ketua DPRD Kaltara Apresiasi Langkah Cepat Gubernur Tangani Kasus Mahasiswi Nunukan di Makassar
DPRD Kaltara

Ketua DPRD Kaltara Apresiasi Langkah Cepat Gubernur Tangani Kasus Mahasiswi Nunukan di Makassar

16/05/2026
Kapolda Kaltara Panen Jagung Bersama Petani di Tarakan, Bukti Nyata Dukungan Ketahanan Pangan
Kalimantan Utara

Kapolda Kaltara Panen Jagung Bersama Petani di Tarakan, Bukti Nyata Dukungan Ketahanan Pangan

16/05/2026
DPRD Kaltara Dukung Langkah Pemprov Kendalikan Inflasi Daerah
Bulungan

Achmad Djufrie Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan Penculikan Warga Kampung Arab

16/05/2026
Mahfud Ungkap Detik-Detik Dugaan Penculikan: “Kepala Ditutup, Saya Dipukul dan Diseret ke Hutan”
Bulungan

Mahfud Ungkap Detik-Detik Dugaan Penculikan: “Kepala Ditutup, Saya Dipukul dan Diseret ke Hutan”

16/05/2026
Irwan Sabri Harapkan Porwada II Jadi Momentum Wartawan Eksplor Nunukan
Kalimantan Utara

Irwan Sabri Harapkan Porwada II Jadi Momentum Wartawan Eksplor Nunukan

15/05/2026
Rismanto Soroti Pentingnya Perlindungan Mahasiswa Daerah di Perantauan
Kalimantan Utara

Rismanto Soroti Pentingnya Perlindungan Mahasiswa Daerah di Perantauan

15/05/2026
Next Post
Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.