NUNUKAN — Suasana hangat dan penuh makna menyelimuti Aula Lapas Kelas IIB Nunukan, Kamis (23/04/2026), saat berlangsung serah terima jabatan (sertijab) Kepala Lembaga Pemasyarakatan.
Tidak sekadar pergantian pimpinan, tetapi juga menjadi refleksi perjalanan pembinaan warga binaan yang terus diarahkan pada pendekatan yang lebih humanis.
Serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman, dari pejabat lama Puang Dirham kepada pejabat baru Donny Setiawan.
Dalam sambutannya, Endang menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar terhadap kesinambungan kepemimpinan di Lapas Nunukan.
“Saya ucapkan selamat kepada Puang Dirham atas jabatan barunya sebagai Kepala Lapas Narkotika Samarinda, kepada Donny Setiawan sebagai Kepala Lapas Nunukan yang baru, harapannya dapat semakin PRIMA dalam mensukseskan tujuan, visi dan misi organisasi,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri Asisten II Setda Nunukan Juni Mardiansyah mewakili Bupati Nunukan, unsur Forkopimda, instansi vertikal, serta tokoh masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan lagu Indonesia Raya dan doa, dilanjutkan dengan penandatanganan serta penyerahan memori jabatan sebagai simbol resmi alih kepemimpinan.
Momen ini menjadi ruang penghargaan atas dedikasi sekaligus penegasan arah pembinaan ke depan.

Puang Dirham, yang telah memimpin sejak 27 Oktober 2023, mengenang perjalanan tugasnya dengan penuh rasa syukur.
“Sambutan ini merupakan yang terakhir bagi saya di Kabupaten Nunukan, setelah kurang lebih dua tahun enam bulan saya menjalankan tugas sebagai Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan,” tuturnya.
Ia menyoroti kebersamaan jajaran dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan fasilitas dan kondisi darurat yang menuntut respons cepat demi keselamatan warga binaan.
“Berbagai tantangan berhasil kita hadapi bersama, termasuk penanganan kesehatan warga binaan hingga larut malam dengan akses fasilitas yang terbatas,” ungkapnya.
Dengan rendah hati, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan selama masa tugasnya.
Sementara itu, Kepala Lapas yang baru, Donny Setiawan, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan fondasi yang telah dibangun, dengan memperkuat pendekatan pemasyarakatan yang berorientasi pada kemanusiaan.
“Kita akan terus berupaya mewujudkan pemasyarakatan yang humanis, aman, dan berorientasi pada pembinaan warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” tegasnya.
Sebelumnya, Donny menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan Narapidana pada Lapas Kelas I Semarang, pengalaman yang diharapkan dapat memperkuat kualitas pembinaan di Nunukan.
Ia juga mengajak seluruh jajaran dan pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi lintas sektor, menyadari bahwa keberhasilan pembinaan tidak dapat berjalan sendiri.
Dukungan tersebut ditegaskan pula oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan. Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Juni Mardiansyah, disampaikan apresiasi atas pengabdian Puang Dirham sekaligus harapan terhadap kepemimpinan baru.
“Kami berharap sinergi antara Lapas dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat, dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban, serta meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan,” ucapnya.
Acara semakin hangat dengan penampilan tari, penayangan video, serta penyampaian kesan dan pesan dari berbagai pihak, kegiatan ditutup dengan pemberian cinderamata dan foto bersama, menandai babak baru bagi Lapas Nunukan.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi pengingat bahwa pemasyarakatan bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga tentang membangun harapan, dari balik tembok lapas, upaya pembinaan terus diarahkan untuk memanusiakan manusia, membuka jalan bagi warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik. (*)










Discussion about this post