Kamis, Juli 30, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Daerah

Puang Dirham Tinggalkan Lapas Nunukan

Gaungkan SAE LANUKA dan Warisan Pemasyarakatan Humanis

by Grande Media
23/04/2026
in Daerah, Lapas Nunukan, Nunukan
0
Puang Dirham Tinggalkan Lapas Nunukan

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda. Puang Dirham

Share on FacebookShare on Twitter

NUNUKAN — Momentum serah terima jabatan (sertijab) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan pada Kamis (23/04/2026) menjadi penanda berakhirnya masa tugas Puang Dirham di Bumi Penekindi Debaya.

Di balik pergantian kepemimpinan kepada Donny Setiawan, Puang Dirham meninggalkan jejak gagasan yang menekankan pemasyarakatan humanis dan inovatif melalui konsep SAE LANUKA.

Usai kegiatan sertijab, Puang Dirham dalam sesi wawancara bersama media menyampaikan kesan mendalam atas pengabdiannya selama bertugas di Lapas Nunukan.

“Terima kasih untuk Lapas Nunukan yang luar biasa, saya banyak belajar di sini, terutama dari teman-teman warga binaan. Selama berada di sini, suasananya kondusif, kooperatif, dan penuh kebaikan,” ujarnya, Kamis (23/04/2026).

Ia menegaskan bahwa warga binaan bukanlah pihak yang terpisah dari masyarakat, melainkan bagian dari sistem sosial Kabupaten Nunukan yang memiliki potensi untuk berubah dan berkembang.

“Kita bisa menyimpulkan bahwa warga binaan merupakan bagian dari subsistem Kabupaten Nunukan, artinya, masyarakat Nunukan pada dasarnya memiliki karakter yang baik dan kooperatif,” jelasnya.

Dari pandangan tersebut, berbagai inovasi kemudian lahir selama masa kepemimpinannya, mulai dari pengembangan fasilitas kolam renang, peternakan ayam petelur, hingga sarana sederhana seperti papan catur sebagai bagian dari pembinaan dan aktivitas warga binaan.

Buku Puang Dirham diakhir masa tugasnya di Lapas Nunukan

Seluruh gagasan itu ia rangkum dalam konsep “SAE LANUKA : Dari Balik Jeruji Menuju Cahaya Perubahan, Merajut Asa Menjadi Tempat Wisata.” Konsep tersebut bahkan telah dituangkan dalam sebuah buku yang ia susun.

“Alhamdulillah, perencanaan tersebut dapat terwujud dengan baik,” ungkapnya.

Puang Dirham juga menekankan bahwa keberhasilan berbagai program tersebut tidak lepas dari kolaborasi banyak pihak, mulai dari masyarakat Nunukan, instansi vertikal, hingga insan pers.

“Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari peran serta masyarakat Nunukan, instansi vertikal, serta dukungan luar biasa dari rekan-rekan PWI, teman-teman jurnalis, baik media siber maupun televisi, juga memberikan kontribusi besar,” katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan masih adanya pekerjaan rumah yang perlu dilanjutkan, khususnya pengembangan program berbasis wisata pemasyarakatan yang telah dirintis.

“Adapun pekerjaan rumah ke depan adalah melanjutkan program wisata yang telah dirintis, memimpin lembaga pemasyarakatan bukanlah hal yang ringan, dengan berbagai tantangan operasional yang ada,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengembangan kawasan tersebut memiliki tantangan yang tidak sederhana, namun tetap menjadi ruang penting dalam membangun wajah pemasyarakatan yang lebih terbuka dan produktif.

Pergantian kepemimpinan kepada Donny Setiawan diharapkan dapat melanjutkan sekaligus memperkuat warisan gagasan tersebut, khususnya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang lebih humanis, kolaboratif, dan berorientasi pada pembinaan.

Dengan berakhirnya masa tugas Puang Dirham, Lapas Nunukan tidak hanya mencatat pergantian pimpinan, tetapi juga meninggalkan jejak pemikiran bahwa di balik tembok pembatas, selalu ada ruang untuk perubahan, harapan, dan kemanusiaan. (*)

Previous Post

Jelang Pembukaan ZAP Sport Fest Journalist, Panitia Nyatakan Siap 100 Persen

Next Post

Kakanwil Ditjenpas Kaltim Tekankan Komitmen Ikrar Zero Halinar

Berita Lainnya

Semarak Bulan Kemerdekaan, Pemkab Nunukan Hadirkan Gerak Jalan, Festival Budaya hingga Color Fest
Daerah

Semarak Bulan Kemerdekaan, Pemkab Nunukan Hadirkan Gerak Jalan, Festival Budaya hingga Color Fest

29/07/2026
1.500 Bendera Merah Putih Siap Dibagikan, Pemkab Nunukan Sasar Warga yang Belum Memiliki
Daerah

1.500 Bendera Merah Putih Siap Dibagikan, Pemkab Nunukan Sasar Warga yang Belum Memiliki

29/07/2026
Andi Fajrul Dorong Penguatan SLB Negeri Nunukan, Perhatian untuk Anak Berkebutuhan Khusus Jadi Prioritas
Daerah

Andi Fajrul Dorong Penguatan SLB Negeri Nunukan, Perhatian untuk Anak Berkebutuhan Khusus Jadi Prioritas

28/07/2026
Gat Khaleb Bawa Aspirasi Jalan Krayan ke BNPB, Dorong Perhatian Serius Infrastruktur Perbatasan
Daerah

Gat Khaleb Bawa Aspirasi Jalan Krayan ke BNPB, Dorong Perhatian Serius Infrastruktur Perbatasan

24/07/2026
Wabup Hermanus Lepas Bantuan BNPB untuk Warga Krayan Selatan yang Terisolasi Akibat Longsor
Daerah

Wabup Hermanus Lepas Bantuan BNPB untuk Warga Krayan Selatan yang Terisolasi Akibat Longsor

24/07/2026
Belum Pernah Pinjam ke Bank? UMKM Pemula Segera Bisa Ajukan Kredit Bunga 0 Persen
Daerah

Belum Pernah Pinjam ke Bank? UMKM Pemula Segera Bisa Ajukan Kredit Bunga 0 Persen

21/07/2026
Next Post
Kakanwil Ditjenpas Kaltim Tekankan Komitmen Ikrar Zero Halinar

Kakanwil Ditjenpas Kaltim Tekankan Komitmen Ikrar Zero Halinar

Syamsuddin Arfah Dorong Penyelesaian Raperda Literasi Kaltara

Syamsuddin Arfah Dorong Penyelesaian Raperda Literasi Kaltara

Polda Kaltara Nyatakan Perang terhadap Tambang Ilegal, Ancaman Bencana Jadi Sorotan

Polda Kaltara Nyatakan Perang terhadap Tambang Ilegal, Ancaman Bencana Jadi Sorotan

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.