KUTAI KARTANEGARA – Insiden karamnya KM Fatimah 2 di tepian Sungai Mahakam, Desa Serbaya, Kecamatan Sebulu, Selasa sore (24/2/2026), tak hanya menghentikan aktivitas penyeberangan, tetapi juga menyebabkan kerugian materiil. Sebuah mobil pikap yang mengangkut ribuan ekor ayam ikut tenggelam bersama kapal.
Kapal feri berbahan kayu tersebut dilaporkan mulai miring saat berada tidak jauh dari tepian sungai. Dalam waktu singkat, kemiringan semakin tajam hingga akhirnya kapal karam. Kendaraan yang masih berada di atas dek tidak sempat dievakuasi.
Salah satu yang ikut terendam adalah mobil pikap bermuatan ayam dalam jumlah besar. Muatan tersebut diduga hendak diseberangkan untuk kebutuhan distribusi. Namun, saat kapal kehilangan keseimbangan, kendaraan berikut seluruh muatannya ikut terseret ke dalam sungai.
https://www.facebook.com/share/r/1AmCM1VstX/
Peristiwa itu sempat direkam warga dan videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman terlihat suasana panik ketika kapal perlahan-lahan tenggelam, sementara sejumlah orang berusaha menyelamatkan diri.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seluruh awak kapal dilaporkan selamat. Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai total kendaraan yang berada di atas kapal maupun taksiran kerugian akibat insiden tersebut.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab karamnya KM Fatimah 2. Aparat juga melakukan pendataan serta pengamanan di sekitar lokasi kejadian.
Sebagai salah satu jalur transportasi air utama di Kalimantan Timur, Sungai Mahakam memiliki peran penting dalam mobilitas warga dan distribusi logistik. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya pemeriksaan kelayakan kapal dan pengawasan kapasitas muatan demi keselamatan pelayaran. (*)











Discussion about this post