Senin, Agustus 10, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Kalimantan Utara

Wagub Kaltara dan Mabes TNI Sinkronkan Strategi Percepatan Pembangunan Perbatasan

by Grande Media
02/06/2026
in Kalimantan Utara, Pemprov Kaltara
0
Wagub Kaltara dan Mabes TNI Sinkronkan Strategi Percepatan Pembangunan Perbatasan
Share on FacebookShare on Twitter

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam upaya mempercepat pembangunan kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia. Salah satunya melalui audiensi antara Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, dengan Tim Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Panglima TNI di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Selasa (2/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas sinkronisasi data dan kondisi lapangan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan infrastruktur konektivitas sekaligus penguatan sistem pertahanan di wilayah perbatasan.

Delegasi Mabes TNI dipimpin Marsma TNI Soegeng Ryady didampingi Brigjen TNI (Mar) Niko Budi L. Harumbintoro, Kolonel Arh Hany Mahmudhi, serta Kolonel Pom I Putu Nova S. Thama.

Dalam kesempatan itu, Ingkong Ala menegaskan bahwa pembangunan kawasan perbatasan harus berjalan seimbang antara peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan kedaulatan negara. Menurutnya, posisi strategis Kaltara yang berbatasan langsung dengan Malaysia sepanjang 1.038 kilometer membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.

Ia mengapresiasi dukungan pemerintah pusat yang selama ini terus mendorong pembangunan wilayah perbatasan. Namun demikian, sejumlah persoalan konektivitas antarwilayah di Kaltara masih memerlukan percepatan penyelesaian.

“Investasi negara di sektor perbatasan telah berjalan dengan baik. Saat ini kami bersama Pemprov Kalimantan Timur terus melakukan komunikasi untuk menyinkronkan status jalur logistik darat eks-HPH guna membuka akses mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan data tahun 2026, panjang jalur paralel dan akses perbatasan di Kaltara telah mencapai 970,70 kilometer. Pemprov Kaltara terus mendorong peningkatan kualitas jalan untuk membuka keterisolasian sejumlah wilayah, terutama di Kabupaten Malinau dan Nunukan.

Beberapa proyek strategis yang menjadi perhatian antara lain penyelesaian Jembatan Utama Apau Kayan–Data Dian, Jembatan Semamu, serta Jembatan Binuang yang berada di jalur Malinau–Krayan. Selain itu, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya penyelarasan tata ruang dengan kementerian terkait agar pembangunan akses logistik tetap memperhatikan aspek lingkungan.

Pada pertemuan tersebut, Ingkong turut memperkenalkan konsep pembangunan berbasis Prosperity Approach atau pendekatan kemakmuran yang dipadukan dengan pendekatan keamanan.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan merupakan bagian penting dalam memperkuat pertahanan negara.

“Pertumbuhan ekonomi dan penguatan pertahanan harus berjalan secara bersamaan. Ketika masyarakat perbatasan sejahtera dan mandiri, maka ketahanan nasional juga akan semakin kuat,” tegasnya.

Sebagai langkah jangka panjang, Pemprov Kaltara juga kembali mengusulkan pembentukan sejumlah Daerah Otonomi Baru (DOB), yakni Kabupaten Apo Kayan, Kabupaten Krayan, Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan (Kabudaya), dan Kabupaten Sebatik.

Sementara itu, Tim Staf Ahli Panglima TNI mengapresiasi berbagai langkah strategis yang telah disiapkan Pemprov Kaltara. Hasil audiensi tersebut akan menjadi bahan masukan bagi pemerintah pusat dalam merumuskan kebijakan pembangunan kawasan perbatasan, penguatan ketahanan pangan, serta pengamanan proyek strategis nasional di Kaltara, termasuk pembangunan PLTA Mentarang dan PLTA Sungai Kayan.(dkisp)

Tags: DOBInfrastruktur Perbatasaningkong alakaltarakaltara grandeMabes TNImalinaununukanpembangunan perbatasanPLTA MentarangPLTA Sungai Kayan
Previous Post

Ladullah Puji Kinerja Polda Kaltara Ungkap Kasus 3C, Sebut Masyarakat Butuh Rasa Aman

Next Post

Penumpang Speedboat di Kaltara Turun 11,20 Persen pada April 2026

Berita Lainnya

Kejar Target Hutan Adat 2029, Balai Perhutanan Sosial Perkuat Fasilitasi di Nunukan
Daerah

Kejar Target Hutan Adat 2029, Balai Perhutanan Sosial Perkuat Fasilitasi di Nunukan

10/08/2026
Merah Putih Berkibar di Kaltara, Gubernur Ajak Warga Rawat Semangat Kemerdekaan
Kalimantan Utara

Merah Putih Berkibar di Kaltara, Gubernur Ajak Warga Rawat Semangat Kemerdekaan

10/08/2026
BMKG Juwata: Gelombang 2,5 Meter Berpotensi Terjadi di Perairan Nunukan-Sebatik
Kalimantan Utara

BMKG Juwata: Gelombang 2,5 Meter Berpotensi Terjadi di Perairan Nunukan-Sebatik

10/08/2026
600 Peserta Ramaikan Run Night Slipi, Gubernur Zainal Ikut Berlari
Kalimantan Utara

600 Peserta Ramaikan Run Night Slipi, Gubernur Zainal Ikut Berlari

09/08/2026
Tamara Minta Seleksi Beasiswa Kaltara Unggul Dibuka Lebih Transparan
DPRD Kaltara

Tamara Minta Seleksi Beasiswa Kaltara Unggul Dibuka Lebih Transparan

09/08/2026
10 Program TJSL Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Digelari Penghargaan Nasional
Kalimantan Utara

10 Program TJSL Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Digelari Penghargaan Nasional

09/08/2026
Next Post
Penumpang Speedboat di Kaltara Turun 11,20 Persen pada April 2026

Penumpang Speedboat di Kaltara Turun 11,20 Persen pada April 2026

Harga Di Nunukan Tercatat Mengalami Penurunan Pada Mei 2026

Harga Di Nunukan Tercatat Mengalami Penurunan Pada Mei 2026

Hujan Deras Lumpuhkan Akses di Sungai Limau, Warga Menunggu Jembatan Darurat

Hujan Deras Lumpuhkan Akses di Sungai Limau, Warga Menunggu Jembatan Darurat

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.