BULUNGAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Bulungan tetap aman meski terjadi insiden kecelakaan mobil tangki di Jalan Poros Bulungan–Berau KM 30, Jelarai Selor, Senin (20/7) malam.
Mobil tangki milik mitra transportir PT Timbul Cahaya Energi itu mengangkut 8 kiloliter (KL) Pertalite dan 8 KL Biosolar dari Jobber Berau menuju SPBU 63.772.002.
Menurut hasil pemeriksaan awal, kecelakaan terjadi saat pengemudi berusaha menghindari truk pengangkut kelapa sawit yang mengalami pecah ban di ruas jalan berkelok. Mobil tangki kemudian keluar jalur dan menabrak pohon sawit hingga mengalami kerusakan di bagian depan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan respons cepat langsung dilakukan untuk mengamankan lokasi, awak kendaraan, serta muatan BBM.
“Seluruh muatan berhasil diamankan dan tidak terdapat kebocoran maupun tumpahan produk BBM. Penyaluran kepada masyarakat juga tetap berjalan normal,” ujarnya.
Satu orang awak mobil tangki mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. Setelah proses pengamanan, kendaraan dievakuasi menuju SPBU tujuan menggunakan towing.
Pada Selasa (21/7) pukul 07.00 WITA, seluruh muatan Pertalite dan Biosolar berhasil dibongkar sehingga pelayanan di SPBU tetap berlangsung tanpa kendala.
Pertamina juga memastikan stok BBM di SPBU tujuan masih mencukupi, dengan pasokan Pertamax, Pertalite, Pertamax Turbo, Biosolar, dan Dexlite tersedia sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain melakukan evaluasi terhadap kendaraan, Pertamina bersama mitra transportir akan memperkuat penerapan prosedur keselamatan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (*)









Discussion about this post