Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin rapat koordinasi bersama seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara, Rabu (3/6/2026).
Dalam forum tersebut, Ingkong menekankan bahwa seluruh perangkat daerah harus mampu bekerja secara terintegrasi dan saling mendukung untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan kerja sama yang kuat dari seluruh jajaran pemerintah. Karena itu, setiap OPD diminta mengedepankan semangat kebersamaan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Semua yang telah disampaikan dalam rapat ini harus menjadi pedoman bersama. Kita harus tetap kompak dan menjaga koordinasi agar roda pemerintahan berjalan dengan baik,” ujar Ingkong.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, Denny Harianto, atas inisiatif pelaksanaan rapat koordinasi yang dinilai penting dalam memperkuat komunikasi dan sinergi antarperangkat daerah.
Selain soal kekompakan, Wagub mengingatkan agar seluruh program pembangunan dirancang dengan memperhatikan kemampuan fiskal daerah. Menurutnya, setiap rencana harus disusun secara realistis agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengganggu stabilitas keuangan daerah.
“Keinginan membangun tentu banyak, tetapi harus disesuaikan dengan kondisi keuangan yang ada. Yang terpenting adalah bagaimana program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Sekprov Denny Harianto mengingatkan sejumlah agenda penting yang harus menjadi perhatian OPD, termasuk kehadiran dalam Sidang Paripurna DPRD Kaltara terkait penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) APBD pada 8 Juni mendatang.
Ia menilai keterlibatan aktif seluruh kepala OPD dalam agenda strategis daerah merupakan bentuk tanggung jawab terhadap tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
Di sisi lain, Denny juga mendorong perangkat daerah untuk terus meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran, termasuk dalam kegiatan publikasi. Pemanfaatan media digital pemerintah seperti videotron di Tanjung Selor dan Tarakan diharapkan menjadi alternatif yang lebih efektif dibanding pemasangan spanduk maupun baliho.
“Kita ingin publikasi pemerintah lebih modern, efektif, dan efisien. Fasilitas yang sudah tersedia harus dimanfaatkan secara maksimal,” tegasnya.
Melalui penguatan koordinasi, disiplin kerja, dan pengelolaan anggaran yang bijak, Pemerintah Provinsi Kaltara berharap pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan lebih optimal serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (dkisp)











Discussion about this post