TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya penguatan birokrasi sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat melantik dan mengambil sumpah janji 41 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama serta 23 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara, Kamis (11/6), di Ruang Serbaguna Gedung Gadis, Tanjung Selor.
Pelantikan ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemprov Kaltara untuk memperkuat kapasitas organisasi perangkat daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat pencapaian target pembangunan yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa jabatan yang diemban para pejabat merupakan bentuk kepercayaan sekaligus penghargaan atas dedikasi, integritas, dan kinerja yang telah ditunjukkan selama ini.
“Pelantikan ini adalah hasil dedikasi, kerja keras, dan komitmen yang saudara tunjukkan selama ini. Semoga amanah dan tanggung jawab ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya demi membawa Kalimantan Utara semakin maju, makmur, dan berkelanjutan,” ujar Zainal.
Ia menekankan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung roda pemerintahan dan pembangunan daerah. ASN tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana kebijakan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang dituntut bekerja secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
Menurutnya, tantangan pembangunan yang semakin kompleks membutuhkan birokrasi yang adaptif, responsif, dan mampu bekerja secara kolaboratif lintas sektor.
“Setiap ASN harus menjunjung tinggi integritas, loyalitas, profesionalisme, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jabatan ini bukan sekadar posisi, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Gubernur menjelaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil uji kesesuaian kompetensi atau job fit yang telah dilaksanakan sebelumnya sebagai bagian dari upaya penataan birokrasi berbasis merit.
“Tadi kita lantik sekitar 41 orang pejabat. Sekitar 20 persen masih menduduki jabatan yang sama dan ada juga 23 pejabat fungsional,” katanya.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban, serta mampu menghadirkan inovasi dalam mendukung kinerja organisasi.
Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antar perangkat daerah untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi daerah.
“Harapan saya mereka dapat bekerja dengan baik, melayani masyarakat dengan cepat, dan mampu bersinergi dengan OPD terkait untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara,” pungkasnya.
Melalui penguatan struktur birokrasi dan penempatan pejabat yang sesuai kompetensi, Pemprov Kaltara optimistis kinerja pemerintahan akan semakin efektif sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan dan mewujudkan visi Kalimantan Utara yang maju, makmur, dan berkelanjutan. (dkisp)











Discussion about this post